Berita

Foto/Net

Nusantara

JRPP Berharap OK-OTrip Bisa Terintegrasi Ke Semua Moda Transportasi

MINGGU, 26 NOVEMBER 2017 | 07:58 WIB | LAPORAN:

Program OK-OTrip milik Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mendapat kritikan dari Jakarta Research and Public Policy (JRPP).

Direktur Eksekutif JRPP, Muhamad Alipudin menilai program tersebut hanya menyentuh moda transportasi darat dan tidak menyentuh moda trasnportasi lainnya.

JPPR menyarankan agar program tersebut bisa diperluas untuk menjangkau moda transportasi lainnya. Hal tersebut sesuai dengan jargon program OK-OTrip yakni membawa masyarakat Jakarta kemana saja.


"Kami menyarankan agar Pemprov DKI Jakarta menyiapkan pelaksanaan Program OK-OTrip Rp5000 rupiah terintegrasi semua moda transportasi," ujar Ali dalam keterangan tertulis, Minggu (26/11).

Lebih lanjut Ali mengapresiasi jika program tersebut bisa menjangkau seluruh moda transportasi yang ada.

Namun sisi kenyamanan transportasi terhadap pengguna program juga harus mendapat sorotan, jangan sampai karena harga murah, masyarakt tidak mendapat kenyamaanan.

"Selain murah, perlu juga disiapkan layanan transportasi yang nyaman" ujar Ali.

Di sisi lain, usulan agar program OK-OTrip bisa menyentuh seluruh moda trasnportasi dianggap rumit.

Direktur Utama Transjakarta Budi Kaliwono menilai program OK-OTrip Rp5000 hanya bisa terlaksana pada moda transportasi berbasis jalan bertrayek agar segera terealisasikan.

Jika diterapkan seluruh moda transportasi program tersebut akan memberatkan.

Sementara Direktur Utama PT. Kereta Commuter Indonesia (KCI) Muhammad Nurul Fadhil menyebutkan kemungkinan integrasi antar moda transportasi darat bisa terlaksana. Pihaknya akan bekerjasama dengan PT. Transjakarta untuk mulai mengintegrasikan antar moda di 3 stasiun, yaitu stasiun Manggarai, Tanah Abang, dan Tebet. [nes]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya