Berita

Nusantara

BAZNAS Dan Bank Muamalat Tebar Beasiswa Untuk Keluarga Miskin

SABTU, 25 NOVEMBER 2017 | 20:40 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan beasiswa untuk ratusan siswa dari keluarga miskin. Bantuan pendidikan ini diperoleh dari hasil usaha peternakan periode pertama Yayasan Baitussalam yang menjadi binaan BAZNAS sebesar Rp 120 juta.

"Beasiswa pendidikan untuk 279 siswa keluarga miskin ini merupakan hasil usaha dari peternakan binaan BAZNAS yang dikelola Yayasan Baitussalam. Ini adalah perolehan periode pertama. Selain itu juga ada santunan pendidikan dari Bank Muamalat Indonesia," ujar Wakil Ketua BAZNAS Dr. Zainulbahar Noor di Masjid Baitussalam, Komplek Perumahan The Green BSD, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (25/11).

Pada acara bertema "Beasiswa Pendidikan 279 Anak Yatim Hasil Usaha Peternakan Yayasan Baitussalam Periode I dan Santunan Pendidikan dari Bank Muamalat Indonesia" ini hadir Deputi BAZNAS M. Arifin Purwakananta, Direktur Pendistribusian, Pendayagunaan, Renbang dan Diklat Zakat Nasional Mohd Nasir Tajang, President Director Bank Muamalat Achmad Kusna Permana, pengurus Yayasan Baitussalam Suryo Alam dan Djindar Rohani.


Bank Muamalat melalui program CSR unggulannya yaitu Sekolah Prestasi Muamalat, menyalurkan beasiswa pendidikan senilai lebih dari Rp 90 juta yang terdiri atas donasi tunai dan perlengkapan sekolah. Achmad K. Permana menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini apabila dilihat dari skala nasional pendidikan di Indonesia masih ditemukan berbagai kendala, seperti misalnya terbatasnya memperoleh akses pendidikan, selain itu kualitas, relevansi dan daya saing yang masih rendah serta ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan yang berkualitas pun masih terbatas.

"Substansi pendidikan merupakan kunci dari pembangunan, maka atas dasar itulah, Bank Muamalat ingin membantu pelajar Indonesia untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik. Melalui program ini kami ingin mewujudkan komitmen bahwa Bank Muamalat aktif berpartisipasi dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia serta mendukung terciptanya generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas, namun berprestasi dan berakhlak," ujar Achmad K. Permana.

Zainul menyambut baik program Bank Muamalat ini yang sejalan dengan  misi BAZNAS untuk selalu bersinergi dengan stakeholders demi perkembangan zakat di Indonesia. "Peningkatan kualitas pendidikan merupakan proses yang terintegrasi dengan peningkatan mutu SDM itu sendiri. Menyadari pentingnya proses peningkatan kualitas SDM, maka pemerintah bersama kalangan swasta sama-sama telah dan terus berupaya mewujudkan amanat tersebut melalui berbagai usaha pembangunan pendidikan yang lebih berkualitas," ujarnya.

Zainul menjelaskan, untuk mengejar ketertinggalan sumber daya manusia (SDM) Indonesia dibanding negara-negara lain di Asia maupun di dunia, para praktisi memandang edukasi memegang peran yang sangat penting dalam proses peningkatan kualitas SDM.

Menurut Zainul, pendidikan di Indonesia saat ini seperti atlet pelari yang melesat mengejar ketertinggalan dari pelari-pelari lain. "Dalam proses ini, banyak masalah pendidikan yang terjadi yaitu input, proses dan output,” katanya.

Zainul menandaskan, kondisi ideal sebagaimana diimpikan tersebut, bukan hanya tanggung jawab stakeholders pendidikan yang ada di wilayah perkotaan, namun juga di perdesaan bahkan hingga ke perbatasan negara. "Ini menjadi hal menarik yang dapat didiskusikan lebih lanjut, mengingat kondisi penunjang aktivitas pendidikan di perkotaan maupun di perdesaan yang masih terpaut jauh," ucapnya.

Karena itu, Zainul menegaskan, BAZNAS akan terus bekerja keras untuk turut ambil bagian dalam mengimplementasikan amanat konstitusi yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 yakni "mencerdaskan kehidupan bangsa". Sebab pendidikan adalah salah satu solusi untuk mengentaskan kemiskinan. [rus/***]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya