Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Donggala Dan Palu Diguncang Gempa, Warga Sempat Berhamburan Menyelamatkan Diri

SABTU, 25 NOVEMBER 2017 | 17:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gempabumi tektonik mengguncang wilayah Kabupaten Donggala dan Kota Palu di Sulawesi Tengah, Sabtu (25/11), pukul 16.14 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerangkan gempabumi berkekuatan 5,0 skala richter terjadi dengan episenter terletak pada koordinat 1,21 LS dan 119,96 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 3 km arah timur laut Kota Pakuli, Kabupaten Donggala pada kedalaman 10 km.

Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono mengatakan dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan dirasakan di daerah Palu dan Parigi dalam skala intensitas II SIG-BMKG (III-IV MMI), Donggala II SIG (III MMI).


"Banyak warga di Kota Palu lari berhamburan keluar rumah karena ingin menyelamatkan diri. Namun demikian, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempabumi," ucap Daryono dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi sesaat lalau.

Gempabumi ini jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar yang diduga merupakan aktivitas Sesar Palukoro.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa dipicu penyesaran dengan mekanisme oblique normal yaitu penyesaran dengan kombinasi pergerakan mendatar dan turun," ujar Daryono.

Hingga pukul 16.35 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

"Kepada Masyarakat di sekitar wilayah Kabupaten Donggala dan Kota Palu dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya," demikian Daryono. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya