Berita

Nusantara

Pramuka NTT Belajar Cara Produksi Konten Medsos

SABTU, 25 NOVEMBER 2017 | 11:44 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Gerakan Pramuka memiliki potensi besar menjadikan internet lebih sehat. Untuk itu, diperlukan banyak pelatihan agar konten-konten yang diproduksi Pramuka di media sosial (medsos) semakin banyak.

Demikian dikatakan Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Nusa Tenggara Timur (NTT), Lusia Adinda Lebu Raya, di Sekretariat Kwarda NTT, Jalan Adisucipto, Kupang, Sabtu (25/11).

"Pramuka di NTT sudah banyak sekali terlibat dalam berbagai aksi sosial di darat, sekarang saatnya Pramuka lebih memaksimalkan perannya membantu pemerintah mempromosikan NTT lewat media sosial,” ujar Lusia Adinda Lebu Raya yang juga Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Bidang Kominfo dan Ketua TP PKK NTT.


Sementara itu, Andalan Nasional Gerakan Pramuka, Hariqo Wibawa Satria, yang menjadi pemateri dalam pelatihan tersebut menjelaskan, kegiatan Pramuka selalu sukses dalam hal jumlah peserta dan penggorganisasian, namun perlu dimaksimalkan dalam publikasi dan dokumentasi.

Saat memberikan materi, Hariqo menjelaskan soal pengelolaan media sosial, praktik membuat lomba berbasis media sosial, praktik rapat redaksi tim media sosial, praktik membuat konten dan simulasi distribusi konten untuk sebuah kegiatan.

"Langkah pertama, kita maksimalkan dulu potensi anggota Gerakan Pramuka, yakni dengan mendorong Pramuka melakukan produksi konten. Inilah yang melatarbelakangi lahirnya tagline ‘setiap Pramuka adalah kantor berita’, maksudnya setiap Pramuka mampu memberitakan Pramuka, mempromosikan daerah, membela NKRI lewat media sosial. Kita juga sudah buat sepuluh tugas Pramuka di media sosial,” jelas Hariqo.

Dalam pelatihan ini, peserta juga mempraktikkan penggunaan laptop dan telepon genggam untuk mengedit video. Materi ini disampaikan Riki Aditia Irawan dari Tim Siber Pramuka.

Pelatihan jurnalistik dan media sosial ini diadakan oleh Kwarda Nusa Tenggara Timur selama tiga hari (23-25/11), diikuti 41 Pramuka perwakilan Kwarcab di Nusa Tenggara Timur. Selain materi di dalam ruangan, peserta juga diajak mengunjungi dapur redaksi beberapa media yang ada di Kota Kupang.

"Kegiatan Pramuka itu hakikatnya di luar ruangan. Peserta bisa bosan jika selalu dalam ruangan. Karena itu, kami adakan kunjungan-kunjungan ke berbagai media, praktik luar ruangan. Kami bersyukur para pemateri juga lebih banyak berdialog dengan peserta ketimbang ceramah," kata Ketua Panitia, Jemi, lewat siaran pers Kwarnas Gerakan Pramuka. [ald]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:39

Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tidak Terkait MBG

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:15

Pelaku Penculikan Satu Keluarga di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:59

Perdagangan, Kapal dan Selat Hormuz

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:39

Komnas Haji Desak KY Ikut Pantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:15

DPRD Kota Bogor Terima Curhatan soal Syarat Pengurus RT/RW

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:59

Kesalahan Oknum Polisi Jangan jadi Alat Menyerang Institusi

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:40

Pelaku Pembunuhan Bocah di KBB Dijerat 20 Tahun Penjara

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:21

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:55

DPRD Kota Bogor Godok Aturan Baru Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:33

Selengkapnya