Berita

Nusantara

Ribuan Orang Antar Pasangan Independen Daftar Ke KPU Purwakarta

SABTU, 25 NOVEMBER 2017 | 10:59 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Ribuan orang mengantar pasangan calon independen, Zainal Arifin-Luthfi Bamala (Zalu), yang akan menyerahkan ribuan berkas syarat pencalonan ke KPU Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (25/11).

"Kami daftar hari ini. Sebelumnya dilakukan dulu salat duha dan ziarah ke makam Baing Yusuf di Masjid Agung Purwakarta," ujar Koordinator Tim Pemenangan Zalu, Zainal Abidin, kepada RMOL Jabar.

Pasangan ini ditetapkan setelah 51 ulama menggelar konvensi di Pondok Pesantren Al Islam, Jalan Ahmad Yani, Purwakarta, awal bulan lalu.


Dalam konvensi itu, Luthfi Bamala menjadi pilihan utama dan mengungguli tiga kandidat calon wakil bupati lainnya, yaitu mantan Ketua DPRD Purwakarta, Ucok Ujang Wardi, Muhamad Khudri, dan Tatang Muhyidin.

"Sebenarnya tidak mudah untuk menentukan calon pendamping saya. Perlu penyamaan persepsi dan pemahaman dengan para alim ulama di Purwakarta. Pasangan dalam Pilkada bukanlah saling menguatkan, melainkan saling melengkapi. Kondisi seperti itu yang terjadi antara saya dengan Kang Luthfi, sama-sama saling melengkapi," ungkap Zainal Arifin.

Dia mengklaim, jumlah dukungan yang sudah dikantonginya sebanyak 70.000 fotokopi KTP, namun 10.000 di antaranya masih perlu diolah secara akurat. Meskipun demikian, jumlah dukungan 60.000 fotokopi KTP pun sudah mencukupi syarat untuk mendaftar ke KPU.

Sementara itu, di antara semua bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta, baru pasangan Zainal-Luthfi yang sudah memastikan berduet melalui jalur perseorangan. Sementara kandidat lain belum mendapat kepastian akan diusung atau tidak oleh partai politik.

Hal itu terjadi karena pengurus parpol daerah masih harus menunggu restu pengurus DPP dan kepastian koalisi. [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya