Berita

Foto: AP

Dunia

TEROR DI MESIR

Saksi: Seorang Penyerang Sempat Meminta Anak-anak Keluar Dari Masjid

SABTU, 25 NOVEMBER 2017 | 07:50 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Serangan teroris di bagian utara Semenanjung Sinai, Mesir, kemarin (Jumat, 24/11), menargetkan sebuah masjid yang sering dikunjungi oleh para sufi.

Sebanyak 235 orang tewas dan sedikitnya 130 orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan di Masjid Ar-Raudhah, Markaz Bir El-Abd, kota El-Arish, Sinai Utara, Mesir.

Praktik sufi diharamkan oleh kelompok radikal Islam, termasuk mereka yang berafiliasi dengan ISIS, karena interpretasi iman mereka dianggap kurang harfiah.


Presiden Mesir, Abdel-Fattah el-Sissi, bersumpah, serangan tersebut tidak akan luput dari hukuman keras. Ia tegaskan bahwa Mesir akan sangat cermat dalam menghadapi perang melawan terorisme. Namun, dia tidak menentukan langkah-langkah baru apa yang bisa diambil.

Serangan hari Jumat adalah serangan pertama terhadap sebuah kongregasi Muslim di Mesir. Selama setahun terakhir, militan teroris telah melakukan serangkaian serangan bom mematikan terhadap gereja-gereja di Kairo dan kota-kota lain, yang sudah menewaskan banyak sekali umat Kristen

Para saksi mata dalam kejadian kemarin menceritakan, para militan yang menyerbu ke dalam masjid menggunakan empat mobil off-road. Saat itu, ratusan orang sedang melakukan ibadah salat Jumat.

Sedikitnya selusin penyerang menembaki jamaah secara acak. Demikian pengakuan ulama masjid tersebut, Sheikh Mohamed Abdel Fatah Zowraiq, kepada The Associated Press melalui telepon.

Kepolisian mengatakan, para penyerang menembakkan granat berpeluncur roket ke dalam masjid dan menembaki orang-orang jika mereka mencoba lari dari masjid tersebut. Militan juga memblokir rute penyelamatan diri dengan membakar mobil.

Bocah 14 tahun bernama Abdullah Abdel-Nasser, menjadi salah satu saksi. Ketika serangan terjadi, ia sedang melakukan salat bersama ayahnya. Seingatnya,  penyerangan dimulai tepat saat ulama memulai kotbahnya.

Abdel-Nasser mengaku sempat mendengar seorang penyerang meminta anak-anak untuk keluar dari dalam masjid. Ia langsung melarikan diri, namun tetap terluka di bahu akibat pecahan peluru.

"Saya melihat banyak orang di lantai, banyak yang meninggal. Saya tidak berpikir ada yang selamat," kata dia, yang dirawat di sebuah rumah sakit di kota Terusan Suez di Ismailia.

Sedangkan korban lain, Mohammed Ali, mengaku 18 anggota keluarga besarnya terbunuh dalam serangan tersebut.

"Di mana tentara? Jaraknya hanya beberapa kilometer saja. Inilah pertanyaan yang tidak bisa kita temukan jawabannya," sesal Ali.

Ia mengatakan, para penyerang berhasil melarikan diri sebelum pasukan keamanan datang. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya