Berita

TB Hasanuddin

Pertahanan

TB Hasanuddin: Kita Terus Diskusi, Separatis Berlari

SABTU, 25 NOVEMBER 2017 | 06:48 WIB | LAPORAN:

Komisi I DPR meminta pemerintah tidak memberi ampun kepada kelompok bersenjata yang sempat menyandera 1300 warga Papua di Tembagapura, Mimika.

Tuntutan mereka agar pemerintah menggelar jajak pendapat alias referendum membenarkan bahwa kelompok itu bagian dari Organisasi Papua Merdeka (OPM).  

"Memang bagian dari OPM. Dulu kan dibilang KKB-lah, tapi saya yakin itu OPM, bagian dari kegiatan mereka," ucap Wakil Ketua Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, kemarin.


Hasanuddin tidak mau berdebat mengenai nama atau istilah yang digunakan dalam menyebut kelompok tersebut. Dia hanya menekankan, kelompok tersebut wajib segera ditindak keras.

"Enggak usah diskusi. Yang penting, tindak, selesai. Ngapain kita terus diskusi, musuh pada berlari," tegas petinggi PDI Perjuangan itu.

Informasi bahwa kelompok bersenjata di Papua menginginkan referendum sudah disampaikan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo pada acara malam keakraban Persatuan Purnawirawan ABRI (Pepabri) di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Rabu lalu.

Pemerintah Indonesia dituntut menyetujui pelaksanaan pemilihan bebas menentukan nasib sendiri bagi rakyat Papua. Pemerintah juga diminta menutup kantor Pemda Papua dan Papua Barat dan menggantinya dengan pemerintah perwalian Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Selanjutnya, Pemerintah Indonesia harus menarik seluruh personel TNI dari Bumi Cenderawasih dan kemudian menutup operasional PT Freeport Indonesia.

"Inilah yang kemudian mendorong TNI untuk melakukan langkah-langkah membebaskan sandera," jelas Gatot Nurmantyo. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya