Berita

Teguh Santosa, An Kwang Il dan Ristiyanto/RMOL

Nusantara

Dubes An Kwang Il: Hubungan Indonesia-Korea Utara Akan Terus Ditingkatkan

JUMAT, 24 NOVEMBER 2017 | 23:24 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Persahabatan Indonesia dan Republik Demokratik Rakyat Korea diyakini akan kekal dan abadi selamanya. Masyarakat kedua bangsa diharapkan terus meningkatkan dan memperkuat hubungan persahabatan yang dibangun oleh Presiden Sukarno dan Presiden Kim Il Sung.

Hal itu disampaikan Dutabesar Republik Rakyat Demokratik Korea An Kwang Il dalam upacara penyematan Bintang Kehormatan Persahabatan di Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta Pusat, Jumat (24/11).

Bintang Kehormatan Persahabatan disematkan kepada Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea, Ir. Ristiyanto. Sedianya penyematan dilakukan pada bulan Agustus lalu di Pyongyang. Namun, Ristiyanto berhalangan hadir, sehingga baru kini bintang dari Presidium Majelis Tertinggi Rakyat Korea itu diserahkan.


Hadir dalam upacara penyematan itu Rektor UBK Soenarto dan beberapa pejabat UBK, juga Sekjen Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea yang juga Wakil Rektor UBK Teguh Santosa.

Seperti Ristiyanto, Teguh juga mendapat Bintang Kehormatan Persahabatan dari pemerintah Korea Utara. Bintang untuk Teguh disematkan di Pyongyang bulan Agustus lalu.

"Ini adalah tanda terima kasih kami atas bakti Bapak Ristiyanto dalam menjalin persahabatan dengan bangsa Korea," ujar Dubea An.

"Hubungan persahabatan Indonesia dan Korea sangat istimewa, belangsung sejak lama dan tidak mengalami perubahan walau situasi dunia penuh tantangan. Hubungan kita sepanjang musim, berkat kebijakan pemerintah kita yang selalu mementingkan hubungan bilateral kedua bangsa," sambungnya.

Dalam sambutannya, Ristiyanto mengatakan dirinya akan bekerja lebih keras lagi untuk meningkatkan persahabatan di antara kedua bangsa seperti yang dirintis Presiden Sukarno dan Presiden Kim Il Sung.

"Harapan kami semua, agar masyarakat Indonesia dan Korea bekerja sama menghadapi kekuatan imperialisme yang ingin menghancurkan perdamaian dunia," tegas Ristiyanto.

Upacara diakhiri dengan doa dan foto bersama. Dubes An Kwang Il bersama Ristiyanto dan Teguh berpose salam komando, menyiratkan tekad kuat membangun persahabatan yang konstruktif antara kedua negara dan bangsa. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya