Berita

Foto: Istimewa

Kemenkop Ingin UMKM Maritim Miliki Nilai Tambah

JUMAT, 24 NOVEMBER 2017 | 19:18 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Agus Muharram mendorong pelaku UMKM di sektor maritim kreatif berinovasi agar produk yang dihasilkannya memiliki nilai tambah yang diminati dan dibutuhkan pasar.

"Para Putera-Puteri Maritim Indonesia harus bisa memotivasi para nelayan di Indonesia untuk berinovasi, baik dari sisi teknik pemasaran, kemasan produk, mengcreate ide-ide baru, termasuk mendalami teknologi informasi," papar dia saat memberi materi pada acara Pendidikan dan Pelatihan Putera-Puteri Maritim Indonesia 2017 di Bhumi Marinir Cilandak, Jakarta, Jumat (24/11).

Di hadapan puluhan Putera-Puteri Maritim Indonesia yang mewakili seluruh provinsi, Agus mendorong agar generasi muda menggeluti kehidupan sebagai pelaku ekonomi kreatif atau wirausaha.


"Kalau pedagang, membeli produk 100 lalu dijual 150, dapat untung 50. Kalau wirausaha, membeli produk 100, lalu produk tersebut mendapat sentuhan kreatif termasuk kemasan yang unik dengan modal 100, kemudian dijual 500. Untung yang diraih 300. Itulah bedanya pedagang dengan wirausaha," kata Agus.

Dia juga mengingatkan, para wirausaha muda agar memiliki brand atau label produknya yang mudah diucapkan dan gampang diingat. "Ada lima kunci sukses seseorang, yaitu knowledge, memiliki skill atau keahlian, networking, mampu menciptakan peluang, serta menjaga mental dan attitude. Dan untuk menguasai sesuatu, kita harus mendengarkan, melihat, dan mengalami", kata Agus.

Terkait permodalan, lanjut Agus, Kemenkop dan UKM memiliki beberapa program strategis. Diantaranya, pelatihan kewirausahaan seperti manajemen keuangan, vocational, teknologi informasi dan sebagainya.

"Bagi yang akan memulai usaha, kami menawarkan program Wirausaha Pemula (WP). Tahun depan kita menyiapkan program WP untuk 1700 orang yang mengajukan proposal bisnis. Bagi yang sudah memiliki usaha, tahun depan kita melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) menyiapkan Rp100 miliar. Maksimal kredit sebesar Rp50 juta dengan bunga 4,5% pertahun," ungkap Agus.

Tak hanya itu, katadia, bagi UMKM yang ingin mengembangkan usaha produktifnya bisa mengakses kredit usaha rakyat (KUR) dengan bunga 9 persen pertahun.

"Saat ini, sudah ada sekitar 34 lembaga keuangan bank dan nonbank yang menjadi penyalur KUR. Bukan hanya bank-bank BUMN, bank daerah, juga sudah ada koperasi yang menjadi penyalur KUR yaitu Kospin Jasa," jelas Agus lagi.

Selain akses permodalan, Kemenkop dan UKM juga memiliki program lain yang mendukung para wirausaha muda di Indonesia. "Kami juga memfasilitasi pengurusan ijin usaha mikro dan kecil atau IUMK secara gratis cukup di kecamatan. Begitu juga dengan pengurusan hak cipta bagi produk UMKM yang kini bisa diperoleh secara cepat, mudah, dan gratis,” terangnya.

Agus menambahkan, Kemenkop dan UKM juga terus menggulirkan program untuk mengembangkan koperasi-koperasi sektor wisata di daerah.

"Kita harus tahu bahwa sektor pariwisata merupakan penyumbang devisa terbesar negara ini.  Pengembangan destinasi wisata di seluruh Indonesia menjadi fokus utama pembangunan pemerintahan Presiden Jokowi. Oleh karena itu, Kemenkop dan UKM juga fokus mengembangkan koperasi dan UMKM di daerah-daerah wisata di Indonesia," imbuh Agus.

Usai acara, Wakil Ketua Panitia Pemilihan Putera-Puteri Maritim Indonesia 2017 Musyarafah M Safri menjelaskan bahwa ajang ini diharapkan dapat merekrut putera dan puteri multi talenta untuk dididik dan dilatih mengenai sektor kemaritiman nasional. Saat pendaftaran tercatat ada sekitar 4000 orang dari 34 provinsi, tersaring nama sebanyak 170 orang, dan sekarang ini tinggal 78 orang.

"Mereka akan menjadi Duta Kemaritiman di seluruh Indonesia membawa misi mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai negara Poros Maritim Dunia," kata Musyarafah.

Musyarafah mengatakan, ajang ini juga melibatkan banyak pihak selain Yayasan Putera- Puteri Maritim Indonesia sebagai penyelenggara. Yaitu, Kemenko Kemaritiman, Kemenpar, Kemen LHK, Kemenkominfo, Kemenkop dan UKM, dan Kepala Staf TNI AL.

"Kita akan memilih mereka dengan lima kategori, yakni Putera-Puteri Maritim Indonesia bidang pariwisata, iptek, lingkungan, persahabatan, dan favorit. Kita juga mendidik dari sisi etika dan personalitas, serta didikan disiplin ala militer di Bhumi Marinir," jelas Musyarafah.

Yang pasti, lanjut Musyarafah, ajang ini untuk menularkan virus kemaritiman di kalangan generasi muda. "Karena, hampir 70% wilayah Indonesia itu lautan. Ajang ini akan menghasilkan talenta-talenta muda berdedikasi tinggi di bidang kemaritiman," pungkas Musyarafah. [sam]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya