Berita

Said Aqil/RMOL

Nusantara

Ketum PBNU: Pagar Nusa Jadi Andalan Dan Pagarnya Para Kiai Dan Bangsa

JUMAT, 24 NOVEMBER 2017 | 16:14 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siroj, mengungkapkan Pagar Nusa dan komunitas Pesantren menjadi andalan Nahdlatul Ulama (NU).

"Pagar Nusa itu pagarnya NU dan bangsa, pagar para kiai pesantren dan bangsa Indonesia,"ungkap Kiai Said Aqiel Siroj, setelah pembukaan Munas dan Konbes, di Islamic Center NTB, Kamis (23/11).

Kiai Said menjelaskan bahwa selama ini, Pagar Nusa menjadi garda depan untuk menjaga stabilitas di tengah dinamika bangsa Indonesia.


"Peran Pagar Nusa sangat signifikan. Para pendekar Pagar Nusa selama ini sangat konsisten mengabdi pada kiai-kiai pesantren, dan berperan penting dalam menjaga stabilitas geo-politik di negeri ini. Pasukan Inti Pagar Nusa, sangat bisa diandalkan," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Kiai Said menjelaskan momen-momen penting bangsa Indonesia, yang pada prosesnya Pagar Nusa berperan signifikan. Indonesia pernah mengalami situasi kritis dalam geo-politiknya, terutama pada tahun 1965-1966 dan 1997-998. Pada peristiwa genting itu, Pagar Nusa berperan sangat krusial untuk mengamankan, memberi perlindungan keamanan bagi kiai-kiai dan pesantren, serta menjaga stabilitas keamanan-politik di negeri ini.
"Meski pendekar intinya jarang terlihat di publik, tapi sangat bisa diandalkan," jelasnya..

Pada peristiwa 1965/1966, para pendekar, yang merupakan cikal bakal dan pendiri Pagar Nusa, mengawal kiai-kiai dan pesantren, dari kericuhan politik nasional.

Kiai Said berharap agar Pagar Nusa tetap konsisten menjaga performa, berlatih, dan menjaga kiai-kiai serta bangsa Indonesia.

"Para pendekar Pagar Nusa harus patuh pada pimpinan, taat pada kiai, istiqomah berlatih fisik dan spiritual, juga mengabdi sepenuh hati untuk pesantren serta bangsa Indonesia," harapnya.

Ketua Umum Pagar Nusa, M. Nabil Haroen pun siap untuk meningkatkan level pasukan inti Pagar Nusa.

"Kami punya pasukan inti dengan keahlian khusus, yang siap dalam segala kondisi. Mereka selama digembleng ala militer dan kiai-kiai sepuh. Pasukan inti ini bukan pasukan biasa, tapi para pendekar pilihan," jelas Nabil, di arena Munas dan Konbes, Jumat (24/11).

Pagar Nusa, pada kepengurusan kali ini, mendorong konsolidasi internal dengan mengaktifasi 500 cabang di Indonesia dan internasional. Pagar Nusa juga bekerjasama dengan kedutaan, instansi pemerintahan dan lembaga think-thank di Amerika, Eropa, Australia, Asia Tengah, dan Asia Tenggara terkait dengan seni, bela diri dan international security. [san]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya