Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Siap-Siap, Relokasi Pipa Mampang Ganggu Suplai Air

JUMAT, 24 NOVEMBER 2017 | 07:32 WIB | LAPORAN:

PAM Jaya bersama Palyja akan merelokasi pipa yang menjadi asetnya di beberapa titik di Jakarta, salah satunya yaitu pipa transmisi berdiameter 600 mm sepanjang 60m dan pipa diameter 400 mm sepanjang 40m di Mampang, Jakarta Selatan.

Pekerjaan relokasi pipa ini akan berlangsung mulai Sabtu (25/11) pukul 21.00 WIB hingga Minggu (26/11) pukul 11.00 WIB sebagai dampak proyek underpass yang tengah dikerjakan oleh Pemprov DKI Jakarta.  

Pekerjaan ini akan memberi dampak gangguan pasokan air di wilayah Palyja selama dua hari. Melalui rilis Palyja disebutkan, suplai air kembali normal secara bertahap pada hari Minggu-nya pukul 21.00 WIB. Suplai air akan berkurang untuk kawasan Pancoran, Kebon Baru, Tebet Timur, Tebet Barat, Bukit Duri, Manggarai Selatan, Kampung Melayu, Kuningan Timur, Kuningan, Menteng Atas dan sekitarnya.


"Pipa diameter 400mm dan 600mm itu adalah kategori pipa transmisi besar, wilayah terdampaknya pun cukup luas, oleh karena itu warga diharapkan untuk mengisi bak bak penampungan di rumah untuk persediaan selama pasokan terganggu," tegas Erlan Hidayat, Direktur Utama PAM Jaya.

Palyja sendiri menyiagakan seluruh armada mobil tangkinya untuk mengantisipasi keadaan darurat, seperti rumah sakit dan rumah ibadah.

PAM Jaya dan Palyja memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Para pelanggan dapat menghubungi call center Palyja di nomor (021) 2997 9999 jika membutuhkan informasi lebih lanjut. Layanan ini tersedia selama 24 jam setiap hari, tujuh hari dalam seminggu, atau melalui website Palyja: www.palyja.co.id dan layanan pesan pendek (SMS) 0816725952.[wid]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya