Berita

Foto/RMOL Bengkulu

Nusantara

Menteri BUMN Kaji Pembangunan Jalur Kereta Api Bengkulu

JUMAT, 24 NOVEMBER 2017 | 00:05 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan pihaknya akan mengkaji pembangunan jalur kereta api sepanjang 168 kilometer dari pelabuhan Pulau Baai di Kota Bengkulu menuju Kecamatan Kota Padang di Kabupaten Rejang Lebong.

"Tadi gubernur sudah mengatakan kepada saya tentang potensi untuk menyambungkan rel kereta api dari Bengkulu ke Kota Padang. Saat ini sedang saya pelajari," kata Rini Soemarno ketika diwawancarai wartawan dalam sela kunjungan kerjanya di Bengkulu, Kamis (23/11).

Koneksi transportasi adalah modal utama dalam memajukan perekonomian suatu daerah terutama bagi wilayah barat Pulau Sumatera. Pembangunan jalur kereta api ini merupakan salah satu proyek strategis nasional bagi terintegrasinya moda transportasi darat untuk angkutan hasil tambang batu bara.


"Insya Allah kalau itu nanti bisa dilakukan, maka kami akan menunjuk PT. Kereta Api Indonesia untuk melakukan pembangunan, tentunya dengan seizin Kementerian Perhubungan," ujar Rini seperti diberitakan RMOLBangkulu.com.

Berdasarkan data statistik Dinas Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM) Provinsi Bengkulu tahun 2016, jumlah penjualan komoditas batu bara mencapai 12 juta matrik ton dengan presentase penjualan, yakni 59 persen pasar dalam negeri dan 41 pasar ekspor.

Tingginya angka ekspor itu menjadikan sektor pertambangan batu bara sebagai sumber pemasukan penting bagi Provinsi Bengkulu dengan nilai pendapatan mencapai 66,8 juta AS dolar.

Pembangunan jalur kereta api ini merupakan langkah strategis dalam memangkas biaya distribusi dan menambah produksi, sebab permasalahan tambang saat ini adalah keterbatasan infrastruktur dan transportasi menuju pelabuhan Pulau Baai, sebagai gerbang utama ekspor batu bara Bengkulu. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya