Berita

Donald Trump dan Shinzo Abe/Net

Jaya Suprana

Trump Giat Jual Alutsista

KAMIS, 23 NOVEMBER 2017 | 06:58 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SEBELUM menjadi presiden Amerika Serikat, Donald Trump adalah seorang pengusaha sukses. Setelah terpilih menjadi Presiden AS, ternyata semangat kebisnisan Donald Trump tetap membara. Terkesan bahwa segenap langkah kebijakan Donald Trump secara sengaja atau tidak sengaja dipertimbangkan dengan neraca rugi laba dunia bisnis.

Club Of World Leaders

Maka dalam perjalanan kepresidenan pertama ke Asia menjelang akhir tahun 2017, Presiden Trump menyempatkan diri singgah di negara adhikuasa ekonomi Jepang untuk berjumpa dan berbincang dengan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe yang disebut Trump sebagai seorang sahabat karib di “Club of World Leaders”. Presiden Trump menegaskan bahwa sebenarnya Jepang harus melindungi negeri sendiri dari ancaman nuklir Korea Utara dengan membeli alutsista seharga miliardan dolar dari Amerika Serikat.

Trump mengingatkan Abe terhadap realita defisit perdagangan antara Jepang-AS yang menguntungkan Jepang sambil merugikan Amerika Serikat sambil mengutarakan kekecewaan bahwa Jepang tidak menembak jatuh rudal nuklir Korut ketika melayang di angkasa di atas wilayah Jepang. "He will shoot them out of the sky when he completes the purchase of lots of additional military equipment from the United States,” (Dia akan menembak jatuh rudal-rudal tersebut apabila dia membeli perlengkapan militer secukupnya dari Amerika Serikat)," demikian ungkap Trump tentang Abe di Istana Akasaka , Tokyo. "The prime minister of Japan is going to be purchasing massive amounts of military equipment, as he should." (Perdana Menteri akan membeli alutsista dalam jumlah besar sesuai seharusnya).

Trump mengingatkan Abe terhadap realita defisit perdagangan antara Jepang-AS yang menguntungkan Jepang sambil merugikan Amerika Serikat sambil mengutarakan kekecewaan bahwa Jepang tidak menembak jatuh rudal nuklir Korut ketika melayang di angkasa di atas wilayah Jepang. "He will shoot them out of the sky when he completes the purchase of lots of additional military equipment from the United States,” (Dia akan menembak jatuh rudal-rudal tersebut apabila dia membeli perlengkapan militer secukupnya dari Amerika Serikat)," demikian ungkap Trump tentang Abe di Istana Akasaka , Tokyo. "The prime minister of Japan is going to be purchasing massive amounts of military equipment, as he should." (Perdana Menteri akan membeli alutsista dalam jumlah besar sesuai seharusnya).

Salesman Sejati

Pernyataan-pernyataan Donald Trump sebagai seorang presiden AS yang sedang resmi berkunjung ke Jepang membuktikan bahwa dirinya adalah seorang salesman sejati yang gigih berjuang menempuh segala cara demi menjual produk senjata produksi Amerika Serikat ke Jepang yang memang punya banyak duwit.  Andaikata saya warga AS dan kebetulan pemilik pabrik senjata maka saya pasti memilih Donald Trump sebagai presiden.

Semangat penjualan senjata oleh Presiden Trump dapat ditafsirkan ke berbagai penjuru termasuk jangan-jangan ancaman nuklir Korut sengaja diciptakan oleh Amerika Serikat untuk menakut-nakuti Jepang. Dengan begitu, Jepang mau memborong senjata sebanyak mungkin dari Amerika Serikat demi meningkatkan omset ekspor Amerika Serikat ke Jepang agar neraca defisit perdagangan Jepang-AS lebih menguntungkan AS ketimbang Jepang.

Mirip tetapi tak sama dengan jurus penjualan jasa keamanan para penjaga keamanan kepada para pedagang kaki lima dengan menciptakan kecemasan soal keamanan agar para pedagang kaki lima konsumtif membeli jasa perlindungan keamanan dari para penjaga keamanan.[***]


Penulis adalah Pembelajar Geopolitik Planet Bumi Masa Kini







Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya