Berita

Moeldoko/RMOL

Nusantara

Moeldoko Bakar Semangat Petani Indramayu

RABU, 22 NOVEMBER 2017 | 19:27 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Agar penurunan produksi padi di wilayah Indramayu tidak terjadi lagi pada musim berikut, Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jenderal (Purn) Moeldoko menggelar klinik pertanian.

Moeldoko sangat berempati kepada para petani sebab kesuksesan panen di Indramayu tidak merata. Dia pun turun langsung menyemangati para petani di Balai Desa Nunuk, Kecamatan Lelea.

"Saya anak petani, jadi saya bisa memahami kesulitan para petani di sini," kata Moeldoko disambut antusias ratusan petani, Rabu (22/11).


Di Desa Nunuk, penurunan produksi padi terjadi hingga 50-60 persen karena serangan hama dan virus. Kebanyakan petani hanya bisa memanen empat sampai ton per hektare, sangat jauh dari hasil yang diharapkan.

Namun demikian, Moeldoko mengajak para petani cepat bangkit dan kembali bekerja keras di musim tanam berikutnya. Kepada para petani, mantan Panglima TNI ini memaparkan bagaimana proses pertanian yang baik. Mulai dari pembenihan, pemupukan, pemberantasan hama, sampai aspek teknologi pertaniannya.

"Dengan teknologi, kita bertani dengan kepastian bukan semoga," ujarnya.

Moeldoko menyampaikan, petani binaannya di sejumlah daerah bisa memanen sedikitnya 9 ton per hektare berkat bantuan teknologi. Mereka menggunakan benih padi M70D dan M400 yang merupakan hasil teknologi. Keunggulannya, M70D bisa dipanen hanya dalam waktu 70 hari, sementara M400 memiliki 400 bulir padi per tangkai.

"Di Malang 9,2 ton, Jember 9,3 ton dan Jombang 9,5 ton," kata Moeldoko tentang hasil dua varietas benih itu.

Dia juga akan menggelar syukur panen di Kecamatan Sukra yang mengalami sukses panen. Acara turut dihadiri menteri pertanian dan gubernur Jawa Barat.

"Saya ingin empat bulan ke depan juga bisa mengadakan syukur panen di tempat ini," tegas Moeldoko disambut semangat para petani.

Kepala Desa Nunuk Mashadi menyampaikan terima kasih kepada Moeldoko yang sudah berbagai ilmu dan pengalaman kepada petani di wilayahnya.

"Banyak hikmah dan pelajaran yang bisa kami ambil dari klinik pertanian oleh Bapak Moeldoko hari ini. Semoga ini adalah titik balik kita untuk meningkatkan produksi pertanian ke depannya," jelas Mashadi bersemangat. [wah] 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya