Berita

Imam Nahrawi/Net

Prestasi Di Asian Games Akan Dihargai Maksimal Oleh Negara

RABU, 22 NOVEMBER 2017 | 05:48 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan Presiden Joko Widodo ingin betul-betul ada perhatian khusus kepada atlet. Baik soal kebutuhan tempat latihan, kebutuhan alat-alat pertandingan, termasuk kebutuhan sosial.

Hal tersebut diungkapkan Menpora usai mengikuti rapat terbatas Asian Games 2018 dengan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/11).

"Prestasi yang akan diraih nanti tentu akan dihargai secara maksimal oleh negara dalam bentuk pemberian bonus dan lain sebagainya. Itu perhatian yang cukup luar biasa dari Bapak Presiden," kata Menpora seraya menyampaikan bahwa Presiden minta bonus bagi atlet Asian Games 2018 harus lebih besar dari bonus Incheon, Korea Selatan.


Tidak hanya itu juga, nanti selain bonus, lanjut Menpora, juga seperti yang sudah dilakukan sebelumnya adalah pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil, bagi peraih medali di Asian Games.

"Tadi diputuskan juga akan diberikan rumah kepada peraih medali di Asian Games. Itulah perhatian yang luar biasa. Tentu ini juga berlaku untuk Asian Games dan Asian Paragames," ujar Menpora.

Mengenai bonus uang bagi atlet, Menpora menyampaikan bahwa saat ini sedang dikalkulasi lagi karena harus disesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Menteri asal PKB itu menambahkan bahwa bonus uang tersebut tidak harus melampaui bonus Olimpiade yang bagi peraih satu emas diberikan Rp 5 miliar.

Sementara itu, saat ditanya mengenai parameter kesuksesan, Menpora menyampaikan bahwa ada empat kategori yakni sukses penyelenggaraan, prestasi, ekonomi, dan juga administrasi.

"Saya terus terang dimandat untuk betul-betul menyiapkan pada sukses prestasi. Karenanya semua cabang olahraga tahun 2017-2018 itu akan dianggarkan semuanya. Termasuk hari ini, seperti pertanyaan tadi, bahwa mereka sudah masuk pelatnas, dengan anggaran 2017. Tambah lagi nanti untuk anggaran 2018 sebesar Rp735 miliar," jelas Menpora seraya menyampaikan bahwa anggaran tersebut dikhususkan untuk persiapan Asian Games.

Pemerintah, lanjut Menpora, akan melihat cabang olahraga nomor pertandingan potensial yang memungkinkan secara khusus mendapatkan pengawalan. Ia mencontohkan berapa target emas bulutangkis, 2, 3, atau 5, maka target terbesar itu nanti yang akan dikawal.

Pengawalan tersebut, menurut Menpora, mulai dari hal-hal yang menjadi kebutuhan dasar sampai perhatian sosial pemerintah kepada para atlet.

Terkait target sepuluh besar, Menpora menyampaikan bahwa ini harus kerja keras karena saat di Incheon berada di peringkat 17 sehingga untuk memenuhi target 10 besar Indonesia memang harus menggeser beberapa negara, seperti Thailand, Qatar, Korea Utara, China Taipei, dan seterusnya.

"Namun demikian kami terus terang kami ingin melihat itu secara objektif. Kita masih punya kesempatan sampai bulan Juli nanti untuk melihat secara objektif," pungkas Menpora seperti dilansir dari laman Setkab. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya