Berita

Foto/RMOL

Politik

Pria Berbanderol Rp 1 M Perusak Bunga #SaveTiangListrik Belum Tertangkap

SELASA, 21 NOVEMBER 2017 | 23:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Satu hari sejak sayembara Rp 1 miliar dibuka, pria yang diduga merusak bunga kiriman Sam Aliano belum tertangkap. Ketua Umum DPP Pengusaha Indonedia Muda itu masih menantikan informasi terkait pria misterius tersebut.

"Pria misterius itu belum ditangkap dan belum diketahui keberadaannya," kata Sam saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (21/11).

Sam meyakini pelaku adalah seorang pria. Pasalnya, dirinya mengaku tidak memiliki musuh wanita. "Saya yakin itu pria yang melakukannya. Seingat saya, tidak ada musuh wanita," ungkapnya.


Sam sebelumnya berencana melapor ke Bareskrim karena telah dirugikan atas pengrusakan karangan bunga yang ia kirimkan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Sabtu (18/11) dan Minggu (19/11). Khususnya, karangan bunga untuk Setya Novanto bernada satir #SaveTiangListrik dan #SaveMrBakpao.

Namun, dirinya membatalkan rencana tersebut dan mengadakan sayembara berhadiah bagi siapa pun yang menemukan oknum perusak karangan bunga miliknya.

"Hadiahnya Rp 1 miliar, plus biaya menikah gratis bagi yang masih lajang," ujar Sam, Senin kemarin (20/11).

Menurutnya, sayembara tersebut diadakan sebagai bentuk pembelaan terhadap harga dirinya. Mengingat, apa yang dilakukannya untuk Novanto sebagai bentuk ungkapan simpati. Meski pun ditambahkan tanda pagar (tagar) bernada satir.

"Saya berharap, pelaku bisa ditangkap dalam waktu dekat. Berikan informasi jika melihat pelakunya ke nomor 0811-1111-197," terang Sam.

Sam menambahkan, dirinya juga akan mengekspos hadiah berupa uang tunai sebesar Rp 1 miliar tersebut di kantornya, Gedung Samco Jl. KH Wahid Hasyim No. 159, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (22/11). Hal ini untuk membuktikan jika nominal yang dijanjikannya adalah benar dan bukan rekayasa.

"Besok saya akan tunjukkan uangnya sebesar Rp 1 miliar di kantor saya. Rekan-rekan media silakan datang untuk meliput," janji Sam seperti dilansir dari KBP. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya