Berita

Nusantara

KAHMI Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir Lombok

SELASA, 21 NOVEMBER 2017 | 21:31 WIB | LAPORAN:

Bencana banjir yang melanda wilayah Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat menimbulkan korban jiwa dan kerugian harta benda.

Banjir juga berdampak 643 kepala keluarga atau lebih dari 2.280 jiwa terdampak langsung.

Majelis Nasional Korps Alumni KAHMI menyampaikan empati atas penderitaan yang dipikul saudara sebangsa di NTB.


"Kami atas nama Majelis Nasional KAHMI, telah menyerahkan bantuan ke Bakornas LTMI PB HMI dan MD Kahmi Lotim untuk disalurkan ke korban di lokasi pada 22 November 2017," ujar Presidium Majelis Nasional Korps Alumni KAHMI Kamrussamad kepada wartawan di Jakarta, Selasa (21/11).

Bantuan yang diberikan dalam bentuk 100 dos mie instan, 1 ton beras, dan 100 lembar selimut. Pantauan tim KAHMI dan Bakornas LTMI PB HMI tercatat empat kecamatan di Kabupaten Lombok Timur mengalami banjir. Keempat kecamatan itu meliputi Kecamatan Keruak, Jerowaru, Sakra, dan Sakra Barat.

"Daerah yang paling parah mengalami banjir adalah Kecamatan Keruak yang meliputi 10 desa," kata Kamrussamad.

Sepuluh desa tersebut yaitu Setungkep Lingsar, Selebung Ketangge, Ketapang Raya, dan Ketangge Jeraeng. Kemudian Batu Putik, Sepit, Senyiur, Mendana Raya, Batu Rampes, dan Bintang Oros.

Banjir bandang menerjang 15 desa di empat kecamatan di Kabupaten Lombok Timur pada Sabtu lalu (18/11) sekitar pukul 17.30 WITA. Bencana itu menyebabkan sedikitnya dua orang meninggal dunia dan 367 rumah rusak. Bangunan yang rusak meliputi 125 rumah rusak berat, 223 rumah rusak sedang, 19 rumah rusak ringan, 14 jembatan rusak, dan satu masjid rusak. [wah] 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya