Berita

Nilai Pancasila Bersifat Universal

SELASA, 21 NOVEMBER 2017 | 19:20 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pimpinan Badan Sosialisasi MPR RI Prof. Bachtiar Aly mengungkapkan bahwa untuk mentransformasikan nilai-nilai Pancasila tidak mudah, karena dinamika masyarakat yang begitu cepat. Selain dinamika masyarakat ada kemajuan teknologi yang memberikan dampak yang luar biasa.

Hal tersebut dikatakannya dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kerja sama MPR dan Asprasi Mahasiswa Betawi Universitas Negeri Jakarta di aula GOR OSO, Bekasi, Selasa (21/11).

Menurut Bachtiar, nilai-nilai Pancasila sebenarnya adalah nilai-nilai universal. Bahkan secara tidak sadar dipraktikkan di negara-negara lain.  Semestinya bangsa Indonesia yang betul-betul secara teori dan ideologi menjadikan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara harus lebih menjadikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.


"Tapi nyatanya kita masih berkutat pada urusan diri kita sendiri tanpa mengedepankan nilai Pancasila," katanya.

Pada kesempatan itu, anggota MPR dari kelompok DPD RI Aceng Fikri menambahkan, sebenarnya Pancasila sudah dipahami sangat baik oleh bangsa Indonesia. Persoalannya adalah sejauh mana implementasinya.

"Implementasi Pancasila sangat penting untuk menghadapi tantangan global dan pengaruh asing," katanya.

Aceng melihat pengaruh modernisasi global sudah merasuk ke tengah masyarakat terutama kepada generasi muda.  Contohnya, sekarang sedang tren apa yang disebut generasi milenial yang apolitis dan terkesan cuek serta mau bebas sebebasnya.

"Generasi milenial ini menumpahkan segala ekspresinya sebebasnya. ak mau tahu soal negara soal masyarakat dan kehidupan, yang penting happy. Dan menurut survey yang saya terima bahwa generasi milenial ini ada sekitar 30 persen jumlah penduduk Indonesia.  Bayangkan 20 sampai 30 tahun ke depan jika generasi itu menguasai Indonesia," jelasnya. [wah]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya