Berita

Nusantara

Bang Yos: Cuma Saya Mantan Gubernur Jakarta Yang Bisa Jalan-jalan

SELASA, 21 NOVEMBER 2017 | 16:45 WIB | LAPORAN:

Mantan Gubernur DKI Jakarta dua periode, Sutiyoso, diundang makan siang bersama oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno.

Namun, siang tadi ia hanya disambut oleh Sandiaga Uno karena Anies Baswedan tengah mengikuti rapat dengan Presiden Joko Widodo.

Sutiyoso, yang akrab disapa Bang Yos, mengaku dirinya juga diminta Anies dan Sandi untuk berbagi pengalaman. Hal ini sangat ia apresiasi.


"Karena bagaimanapun, meski saya di luar, saya tetap memonitor seperti apa DKI dibangun," kata Bang Yos saat ditemui di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (21/11).

Selama menjabat Gubernur Jakarta (1997-2002 dan 2002 -2007), Bang Yos mengaku suka mendengar pandangan dari seniornya. Misalnya, dia mengangkat mantan Gubernur DKI Jakarta yang legendaris, Ali Sadikin, sebagai penasihat.

"Saya sering konsultasi sama beliau (Ali Sadikin), saya sering tanya kenapa dibangun seperti ini," jelasnya.

Contohnya ketika ia hendak menutup lokalisasi terbesar se-Asia Tenggara ketika itu, Kramat Tunggak.

"Jadi saya datangi Bang Ali, saya bertanya sejarahnya gimana. Saya minta izin beliau, 'setelah 30 tahun lebih bapak bukan gubernur lagi dan saya gubernurnya, kondisi di sana sudah berubah total'. Bbeliau mengerti. Ini salah satu contoh," ungkapnya.

Dia menilai ketika itu Ali Sadikin bersifat sangat terbuka, padahal lokalisasi Kramat Tunggak dibangun olehnya. Sikap Bang Ali itu hendak dicontoh Bang Yos dengan juga bersikap terbuka terhadap pasangan Anies dan Sandi. Karena memang, hanya dirinya senior yang bisa diminta untuk menjadi penasihat. Para eks gubernur Jakarta lainnya tidak memungkinkan dengan berbagai alasan.

"Karena mantan gubernur yang bisa jalan-jalan sekarang hanya Bang Yos kan? Senior saya Pak Surjadi, kesehatannya tidak memungkinkan. Di bawah saya Pak Foke bertugas di luar negeri. Pak Jokowi jadi presiden. Ahok (terpidana) kalian tahu sendiri di mana. Saya lah jadi sasaran tembak mereka (Anies-Sandi)," tuturnya. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya