Berita

Imam Nahrawi/Net

Menpora Ajak Santri Semangat Beribadah Dan Berolahraga

SELASA, 21 NOVEMBER 2017 | 02:48 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi terus mensosialisasikan Liga Santri Nusantara sebagai salah satu wadah para santri berolahraga dan sekaligus ajak keluarga menjadi benteng pertahanan dari hal-hal negatif yang kian tidak terbendung.

Pesan tersebut disampaikan Menpora pada Peringatan Maulid Nabi di Pondok Pesantren Ar Roudloh, Jl Gus Dur No 9, Tambakrejo, Pasrepan, Pasuruan, Jawa Timur, Senin (20/11).

Di hadapan Pengasuh Ponpes Ar Roudloh KH. Achmad Suadi Abu Amar, para ulama, habaib, umara, tokoh masyarakat dan keluarga besar ponpes, Menpora menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo yang dalam acara mulia ini belum bisa hadir. Presiden bersama seluruh komponen pemerintah mendorong terus revolusi mental, tidak hanya urusan fisik infrastruktur namun lebih dari itu urusan jiwa juga sangat diperhatikan.


"Pertama saya menyampaikan salam dari Presiden Jokowi yang dalam kesempatan ini belum bisa bersama-sama. Beliau bersama seluruh komponen pemerintah terus mendorong revolusi mental, dari urusan infrastruktur hingga urusan jiwa. Oleh karenanya pemerintah kali ini selalu memberikan porsi perhatian lebih terhadap potensi-potensi pondok pesantren, ulama, habaib, dan santri, karena disitu tidak hanya olah fisik tetapi ada olah jiwa yang luar biasa," kata Menpora mengawali pesan-pesannya.

Kedua, potensi ponpes dan santrinya begitu penting untuk diperhatikan, karena sebenarnya di pesantren tidak hanya pendidikan agama semata namun ada sisi lain yang patut dilakukan yaitu ketaatan, semangat juang, dan keikhlasan, termasuk banyak ragam ritual ibadah yang memperkuat fisik seperti kebiasaan puasa yang justru menjadi kekuatan tersendiri.

"Dalam kapasitas saya sebagai Menpora, Liga Santri Nusantara terus akan digulirkan. Terbukti lahir pemain nasional hebat seperti Rafli. Sejak tahun 2015 hingga sekarang kepesertaan ponpes kian meningkat, diharapkan tahun 2018 sekitar 1500 pesantren dapat ikut serta. Santri tidak hanya pandai dan mengerti kitab kuning, namun disisi lain dapat menjadi atlet yang hebat mengharumkan nama bangsa," tambahnya.

Terakhir, ada pesan kepada seluruh masyarakat dan orang tua yang hadir. Kemajuan teknologi di "zaman now", menuntut kita semua mampu beradaptasi. Ambil sisi positif sebagai media dakwah dan perjuangan, jaga sisi negatif yang begitu mudah mempengaruhi generasi muda.

"Saya mengajak kepada seluruh keluarga untuk menjadi benteng pertahanan dari dampak negatif kemajuan teknologi. Mari awasi anak-anak kita khususnya para santri dari hal-hal negatif yang dapat mudah menular melalui dunia medsos. Hati-hati, pornografi, radikalisme, berita-berita hoax sangat mudah tersebar melalui pengaruh media sosial, sekali lagi jaga dan awasi anak-anak kita," pesan Menpora sekaligus menutup orasinya.

Acara Maulid di Ponpes Ar Roudloh dihadiri ribuan para santri, ulama, umara, tokoh masyarakat, sehingga dipandang efektif selain untuk thalabul ilmi juga sebagai sosialisasi berbagai kegiatan pemerintah. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya