Berita

Foto/Net

Sekjen MPR: Jaga Dan Lestarikan, Jangan Sampai Kita Belajar Empat Pilar Dari Orang Lain

SENIN, 20 NOVEMBER 2017 | 21:22 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Eksistensi Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika masih terus diamati oleh pihak-pihak yang ingin menggantikan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia itu dengan idiologi lain.

Begitu kata Sekjen MPR RI Maruf Cahyono, saat menyapa para netizen, dalam acara Netizen Lampung Kumpul Bareng MPR di Lampung, Minggu (19/11).

Sesjen MPR RI Maruf Cahyono menjelaskan, ada saja pihak tertentu yang terus membuntuti Indonesia dan menunggu waktu yang tepat untuk dapat menggeser serta menggantikan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.


Maruf menghimbau para Tapis bloger Lampung yang juga sebagai pewaris bangsa, harus berusaha mempertahankan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal dari rongrongan bangsa lain.

"Caranya adalah dengan menginternalisasi empat pilar, dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Maruf menambahkan dengan menginternalisasi nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari, berarti bangsa Indonesia sekaligus telah menjaga dan melestarikan Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Karena itu, masih kata Maruf, MPR mengajak serta kalangan netizen untuk ikut menjaga dan menyebarkan empat pilar kepada masyarakat dengan cara dan gaya, anak-anak muda.

Diharapkan dengan cara tersebut, empat pilar bisa lebih gampang diterima, dari pada memaksakan untuk menggunakan cara-cara, seperti yang dipakai selama ini, tetapi malah ditolak oleh masyarakat.

"Jangan sampai kita bertanya dan belajar nilai-nilai luhur bangsa kita kepada bangsa lain, karena nilai-nilai luhur itu telah tercabut dari bumi Indonesia", kata Maruf.

Tapis bloger, merupakan kumpulan netizen di Lampung. Tapis bloger berdiri sejak Agustus  2016. Perkumpulan, ini diinisiasi  oleh kaum perempuan, dan diberuntukkan bagi kaum hawa. Seiring bertambahnya waktu, dan besarnya minat masyarakat, Tapis Bloger pun akhirnya menerima anggota kaum pria.

Maruf tampil sebagai pembicara pembuka pada acara tersebut, sebelum pembicara utama, Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan. [nes]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya