Berita

Nusantara

MURI Beri Penghargaan Kepada Enam Pihak, Salah Satunya Anak-anak SMA

SENIN, 20 NOVEMBER 2017 | 18:31 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Museum Rekor Indonesia (MURI) kembali menyematkan penghargaan kepada enam pihak, yang salah satunya ialah tim pencinta alam SMA Negeri 68 yang berhasil mendaki puncak Carstensz Pyramid, di Papua.

Penyerahan piagam itu diselenggarakan di Kantor Museum Rekor Indonesia, Mall Of Indonesia, Jakarta (Senin, 20/11). Pendiri Yayasan MURI, Jaya Suprana, yang memberikan penghargaan itu secara langsung.

Tim pencinta alam SMA 68 Jakarta atau El Pala diganjar rekor dunia sebagai Organisasi Pecinta Alam SMA Pertama yang Mendaki Puncak  Carstensz dalam rangka HUT ke-72 TNI.


Rekor MURI juga diberikan kepada Rapi Films yang konsisten sebagai rumah produksi film Indonesia yang telah berkarya  sejak tahun 1966 hingga sekarang.

Selanjutnya rekor MURI diberikan kepada Chief Barber & Supplies Co sebagai yang pertama memadukan Barbershop (cukur rambut) dengan Coffeshop dan Artspace.

Selanjutnya ada Rudi Sumardi, orang yang berhasil menyelenggarakan sistem komunikasi tanpa batas antar HT dan HT ke HP. Melalui sistem yang ia ciptakan, pengguna HT bisa melakukan panggilan ke Handphone (HP) begitu sebaliknya, tanpa batas dan pulsa juga tanpa harus takut kendala cuaca.

Yang tak kalah menarik, Roel Mustafa lelaki yang memiliki program menyantuni 1000 janda. Dengan tagline "menyantuni tanpa harus menikahi", hingga kini ia sudah menyantuni 300 janda. Roel diganjar rekor sebagai pria yang menyantuni janda terbanyak oleh MURI.

Terakhir adalah Puguh Tri Wibowo yang mendapat rekor sebagai pemain gitar berkepala enam pertama, alias enam gitar dijadikan satu. Dengan teknik Legato, yakni gitar dimainkan oleh dua tangan berbarengan tanpa dipetik, Puguh tampil sangat piawai hingga membuat hadirin di kantor MURI begitu terpukau.

"Sejak menggagas MURI ini saya tidak pernah terpikir, bahwa ternyata bisa menghadirkan rekor-rekor dunia yang habat. Ini menunjukkan bahwa Indonesia memilki kreativitas dan kemampuan yang besar," tutur Jaya Suprana. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya