Berita

Kapal Selam yang hilang/Net

Dunia

Kapal Selam ARA San Juan Belum Juga Ketemu, Keluarga Kru Was-was

SENIN, 20 NOVEMBER 2017 | 15:13 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah pencarian luas yang dilakukan oleh gugus tugas multinasional untuk mencari  kapal selam Argentina yang hilang di Atlantik Selatan dengan 44 awak kapal empat hari yang lalu sejauh ini gagal memberikan petunjuk mengenai lokasi yang mungkin menjadi tempat hilangnya kapal selam tersebut.

Sempat ada harapan yang muncul dari tujuh panggilan satelit yang gagal terdeteksi pada akhir pekan lalu, yang oleh kementerian pertahanan Argentina pada awalnya bisa dikatakan berasal dari kapal selam yang hilang. Namun harapan tersebut segera redup karena pemerintah Argentina mengatakan pihaknya tidak dapat memastikan bahwa upaya tersebut telah datang dari ARA San Juan.

"Sayangnya, kami belum memiliki kontak dengan kapal selam tersebut," kata juru bicara angkatan laut Argentina Enrique Balbi seperti dimuat The Guardian awal pekan ini.  Upaya panggilan satelit didaftarkan antara jam 9 pagi dan 3 sore pada hari Sabtu, berlangsung antara empat dan 36 detik, namun tidak ada kontak suara.


"Ada tujuh usaha dengan sinyal yang sangat lemah yang gagal terhubung," kata perwira tersebut.

"Kami mencoba memeras informasi itu untuk mendapatkan beberapa data konkret dan geolokasi," tambahnya.

Kementerian Pertahanan Argentina mengatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki lokasi panggilan dengan sebuah perusahaan Amerika Serikat yang tidak disebutkan namanya yang mengkhususkan diri dalam komunikasi satelit.

Keluarga kru ARA San Juan sangat tertekan, dan mendesak pemerintah untuk mengklarifikasi situasi.

"Kami ingin pemerintah mengonfirmasikan jika seruan itu berasal dari kapal selam," kata Claudio Rodríguez, saudara dari anggota kru Hernán Rodríguez, yang berada dalam kapal selam.

Sebanyak 13 kapal dan enam pesawat terbang dilibatkan dalam pencarian di wilayah seluas 66.000 km persegi, lebih dari 400 km timur teluk San Jorge di lepas pantai Patagonia di Argentina selatan. .

Angkatan laut Argentina kehilangan kontak radio dengan San Juan setelah transmisi terjadwal terakhir pada hari Rabu pagi. Kapal itu berada dalam pelayaran 10 hari dari pelabuhan paling selatan Argentina, Ushuaia, ke pangkalan angkatan laut di Mar del Plata, 400 km selatan Buenos Aires.

Angkatan laut Argentina mengatakan tidak yakin apa yang terjadi dengan kapal selam itu atau mengapa ia kehilangan kontak tapi sekarang yakin kapal itu berada di bawah permukaan dan tidak terpaut pada laut yang berombak, seperti yang diperkirakan sebelumnya. [mel]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya