Berita

Anies Baswedan/Net

Nusantara

Anies Cek Kesiapan Aparat Siaga Antisipasi Banjir

SENIN, 20 NOVEMBER 2017 | 14:46 WIB | LAPORAN:

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mengaku pagi tadi (Senin, 20/11) dirinya menyempatkan diri untuk bertemu camat, lurah, dan jajaran Operasi Siaga Ibu Kota di Kecamatan Menteng Bawah, Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan tersebut, Anies mengaku melakukan pengecekan kesiapan dari aparat untuk melakukan operasi pembersihan lingkungan demi mencegah banjir.

"Alhamdulillah baik situasinya. Kalau ada yang perlu saya tegur, saya tegur. Tapi saya tegur tidak untuk mempermalukan, saya tegur untuk perbaikan," katanya di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.


Dikatakannya bahwa Sabtu (18/11) kemarin, pihaknya melakukan apel bersama 49 ribu aparat yang ditugaskan ke Operasi Siaga Ibu Kota di kawasan Monumen Nasional (Monas). Hal itu untuk memantapkan persiapan pencegahan dan penanggulangan bencana banjir.  

"Saya tegaskan pada semuanya, perintahnya jelas. Ada tiga, harus siaga, tanggap dan galang. Siaga tanggap galang," bebernya.

Siaga, lanjut Anies, artinya semua aparat harus tetap dalam posisi terjaga aparat tak boleh lemah.

"Tanggap artinya harus responsif, harus cepat bergerak, jangan menunggu orang lain meskipun bukan tupoksinya. Kalau ada masalah turun tangan. Lalu galang, jangan kerja sendirian. Galang semuanya. Dan begitu warga negara yang selama ini juga ikut mengantisipasi potensi-potensi bencana," urainya.

Lebih lanjut Anies mengatakan bahwa Operasi Siaga Ibu Kota ini akan berlangsung selama tiga bulan ke depan. Untuk itu, semua pemangku kepentingan dalam waktu tiga bulan ini harus tetap siaga, tanggap, dan galang. Sembari mengerjakan rutinitas pencegahan.

"(Seperti) pembersihan gorong-gorong, pembersihan seluruh saluran air, titik-titik rawan di pantau, tempat-tempat yang sekarang menjadi tempat resiko itu di eliminasi. Lalu pastikan pohon-pohon, itu kemarin hari Sabtu, Minggu itu saya lihat langsung pemotongan pohon2 yg punya potensi untuk tumbang. Jadi mitigasi terhadap bencana kita lakukan, dan kita kirim pesan bahwa ibukota siaga (banjir)," tukasnya. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya