Berita

Listrik/Net

Nusantara

2020 Bengkulu Swasembada Listrik

SENIN, 20 NOVEMBER 2017 | 13:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Provinsi Bengkulu Memastikan dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun kedepan dapat menjadi daerah swasembada listrik. Target ini didukung dengan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di kawasan Pelabuhan Pulau Baai Kota Bengkulu, dan pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi di Kabupaten Lebong.

"Beberapa sumber tenaga listrik baru dengan kapasitas besar telah kita bangun. Saya pastikan dalam tiga tahun kedepan Bengkulu bisa swasembada listrik," kata Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah seperti dimuat RMOL Bengkulu.

Rohidin menjelaskan pembangunan PLTU di Kawasan pelabuhan Pulau Baai saat ini telah memasuki tahap konstruksi, dengan kapsitas listrik yang dihasilkan yakni 2x100 Mega Watt. Sedangkan di kabupaten Lebong, sebanyak 11 sumur panas bumi telah menghasilkan uap dan siap diubah menjadi tenaga listrik dengan kapasitas 5x55 Mega Watt.


Untuk menyalurkan energi listrik ini, proses pembangunan konstruksi jaringan akan mulai dibangun pada awal 2018. Sehingga pada 2019 energi listrik sudah siap disalurkan dan bisa menyuplai kebutuhan energi nasional.

Selain untuk menyuplai kebutuhan energi listrik nasional, potensi listrik yang berkapsitas besar ini sangat mendukung rencana pemerintah menjadikan Bengkulu sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Potensi listrik ini, akan menjadi daya tarik para investor untuk menanamkan modalnya di Bengkulu, yang akan berdampak pada meningkatnya geliat perekonomian masyarakat Bengkulu. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya