Berita

Palestina/Net

Dunia

Eks Menlu AS Sebut Israel Tidak Ingin Perdamaian Dengan Warga Palestina

SENIN, 20 NOVEMBER 2017 | 09:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry mengatakan bahwa Israel tidak memiliki rencana untuk berdamai dengan orang-orang Palestina.

"Orang-orang Palestina telah melakukan pekerjaan luar biasa yang tetap berkomitmen untuk melakukan tindakan tanpa kekerasan," kata Kerry dalam sebuah pidato yang diterbitkan oleh media Israel, Newsweek akhir pekan kemarin seperti dimuat Press TV.

Pidato tersebut sebenarnya disampaikan di bulan Desemer 2016, saat Kerry masih menjabat sebagai Menteri Luar Negeri.


"Ketika Intifadah berlangsung (pada tahun 2015) mereka (Palestina) membebaskan non-kekerasan di Tepi Barat," katanya.

"Ini diabaikan oleh populasi umum (Israel) karena ini bukan topik diskusi," tambah Kerry.

"Mengapa? Karena mayoritas (kabinet Israel) telah mengumumkan bahwa mereka tidak pernah tinggal untuk sebuah negara Palestina," sambungnya.

Rekaman tersebut dilaporkan dari sebuah konferensi di Dubai yang dihadiri oleh beberapa pembuat kebijakan paling Timur Tengah. Tidak jelas apakah Kerry tahu bahwa pada saat itu direkam atau tidak.

Dalam kesempatan itu, Kerry telah mengkritik rezim Tel Aviv yang kurang tertarik pada perdamaian di masa lalu.

"Teman perlu saling menceritakan kebenaran yang sulit, dan persahabatan membutuhkan rasa saling menghormati," jelasnya. [mel]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya