Berita

Nusantara

Masyarakat Jangan Terjebak SARA di Pilkada

SENIN, 20 NOVEMBER 2017 | 05:16 WIB | LAPORAN:

Masyarakat diingatkan untuk tidak terjebak dalam proses dukung mendukung para calon Kepala Daerah yang akan bertarung dalam Pilkada Serentak yang kembali akan digelar pada 2018 mendatang.

Tokoh Masyarakat Sumatera Utara Brigjen TNI (Purn) Junias Tobing menyampaikan, saat ini bejibun calon Kepala Daerah untuk tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang tidak memiliki integritas diri dan tidak mampu mengejawantahkan aspirasi masyarakat.

"Kebanyakan para calon Kepala Daerah yang bermunculan saat ini adalah orang-orang yang ambisius, haus kekuasaan, dan niatnya tidak tulus untuk melayani masyarakat. Maunya menguasai dan merampok berbagai sumber daya di daerah saja. Integritas dirinya dipertanyakan. Berhati-hatilah, dan jangan memilih calon yang ambisius,” tutur Brigjen TNI (Purn) Junias Tobing dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi (Senin, 20/11).


Hal yang sama diutarakannya saat menjadi pembicara dalam Silaturahmi Nasional Tokoh-Tokoh Sumatera Utara yang diselenggarakan oleh Forum Masyarakat Rantau Sumatera Utara Jakarta, di Auditorium Grha Oikumene PGI, Jalan Salemba Raya 10, Jakarta Pusat, kemarin.

Tobing mengatakan, sejak jauh-jauh hari mestinya para calon sudah memaparkan dan memasarkan visi misinya kepada semua elemen masyarakat, sehingga masyarakat bisa mencerna dan mengevaluasi sejauh mana visi misi itu bisa didukung atau tidak.

"Selain itu, saya melihat, banyak para calon yang merasa angkuh dan sombong. Seperti yang terlihat untuk para calon Gubernur di kampung kita di Sumatera Utara sana, rata-rata ambisius dan angkuh. Tidak mau dengan tulus bertemu masyarakat dan tida bisa menyerap aspirasi riil yang berkembang di masyarakat," jelasnya.

"Ini harus kita waspadai bersama-sama, jangan sampai masyarakat terjebak dalam proses pemilihan Pilkada itu loh,” kata Tobing lagi.

Dia juga mengingatkan masyarakat agar berani menyuarakan dan berani menolak para calon yang bermain pada isu-isu perpecahan masyarakat, seperti itu SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan).

"Silakan lihat visi misinya, dengan jelas, bicara dan sampaikan langsung, pribadi calon itu apa? Masyarakat harus berani memberikan sanksi kepada para calon yang tidak memiliki integritas. Jangan pilih yang ambisius dan yang sombong,” tuturnya. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya