Berita

RMOL

Nusantara

Menteri Rudiantara Ajak Penyandang Difabel Berkarya Lewat Teknologi

MINGGU, 19 NOVEMBER 2017 | 16:26 WIB | LAPORAN:

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menutup Jambore TIK tingkat nasional tahun 2017 bagi remaja dan dewasa dengan disabilitas.

Dalam ajang tersebut, Kominfo melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM bersama Badan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) memberikan pelatihan kepada para penyandang disabilitas.

Rudiantara menyampaikan, hal itu dilakukan untuk membantu para penyandang difabel mempersiapkan diri masuk dunia kerja.


"Fokusnya adalah bagaimana menyiapkan teman-teman masuk ke dunia kerja. Khususnya melengkapi atau meningkatkan kompetensi di bidang TIK," katanya di Hotel JW Luwansa,, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Minggu (19/11).
 
Rudiantara berpesan kepada para difabel agar tidak berpikir ingin menjadi pekerja tetapi harus mampu menciptakan sesuatu dengan memanfaatkan teknologi. Menurutnya, memiliki kekurangan secara fisik bukan satu hambatan untuk bisa memberikan kontribusi.

"Mudah-mudahan pola pikir ini terlahir. Kalau kita bepikir bagaimana menjadikan pekerja kita tidak akan maju. Karena daya serap pasar lebih sedikit daripada yang mau bekerja," jelasnya.

Sekitar 59 penyandang difabel dari seluruh Indonesia mendapat materi pelatihan berupa Microsoft Office Excel, Office Word, Office Powerpoint, internet, desain grafis, dan public speaking.

Rudiantara menambahkan, pemberian pelatihan bukan hanya semata agar mereka bisa magang di perusahaan kemudian mendapatkan pekerjaan. Lebih dari itu, agar kaum difabel mampu memanfaatkan hal tersebut untuk bisa menciptakan sesuatu.

"Jadi jangan terfokus pada cara lama, dilatih agar bisa magang agar bisa bekerja. Ya bukan harus ditinggalkan tapi harus dilatih menjadi pola pikir," imbuhnya. [wah] 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya