Berita

Net

Nusantara

Kemendes Terus Gandeng Swasta Membangun Desa

MINGGU, 19 NOVEMBER 2017 | 15:13 WIB | LAPORAN:

Salah satu cita-cita Presiden Joko Widodo dalam Nwacita adalah membangun Indonesia dari wilayah terluar dan pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa.

Hal itu juga yang menjadi fokus Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.

Dalam pembukaan kegiatan Inspirasi 60 Tahun Astra di Makassar, Eko mengatakan Indonesia tahun ini telah menjadi salah satu negara dengan GDP di atas USD1 triliun. Pencapaian ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan kekuatan ekonomi nomor 15 terbesar di dunia.


Bahkan, banyak analis memperkirakan, Indonesia dapat menjadi negara dengan kekuatan ekonomi nomor 4-8 di dunia pada 2030. Namun, hal ini tidak bisa tercapai jika berbagai masalah sosial yang ada tidak diatasi karena akan sulit membangun negara di atas ketimpangan-ketimpangan yang ada.

Menteri Eko didampingi Direktur PT Astra International Tbk Widya Wiryawan sekaligus membuka Festival Kesehatan yang diadakan PT Astra International Tbk dalam rangka rangkaian roadshow 60 Tahun Astra.

Menurutnya, semua itu adalah tantangan yang harus dihadapi pemerintah. Kepedulian dan partisipasi Astra selama 60 tahun untuk mengentaskan kemiskinan di desa dan pelosok Indonesia melalui program CSR patut diapresiasi mendalam.

"Saya juga ingin mengajak Astra untuk bukan hanya memberikan CSR tapi mungkin dapat bekerja sama mencari model bisnis yang dapat menguntungkan masyarakat kecil di desa-desa, sehingga desa semakin berkembang. Dan pada saat yang sama juga mendorong Astra semakin berkembang," tutur Eko, Minggu (19/11).

Selain itu, Astra juga menyerahkan donasi berupa 1.500 pasang sepatu di Kabupaten Buru Selatan, 2.000 pasang sepatu di Kabupaten Maluku Tenggara dan Barat serta 2.000 pasang sepatu dan 800 tas untuk Kabupaten Jeneponto. Sampai tahun 2017, Astra telah mendonasikan total 4.039 tas dan 14.200 pasang sepatu dalam program Generaksi Cerdas Indonesia serta 17.535 pasang kacamata dalam Generasi Sehat Indonesia. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya