Berita

Foto: Istimewa

Nusantara

Lulusan PTIQ Bukan Sekedar Imam Sholat

SABTU, 18 NOVEMBER 2017 | 19:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Lulusan-lulusan Institut Perguran Tinggi Ilmu Al-Qur'an (PTIQ) diharapkan dapat berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Hal itu disampaikan oleh Rektor Institut Perguran Tinggi Ilmu Al-Qur'an (PTIQ) Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA dalam pidatonya di acara wisuda program starta S1, S2 dan S3 Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur'an (PTIQ) di Merak Room Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Jendral Gatot Subroto, Sabtu ( 18/11).

"Sangat tepat untuk memberikan kontribusi dengan memberikan kekuatan moral dan kekuatan spiritual bagi anak bangsa. Semoga lulusan  PTIQ menjadi tulang punggung bagi pembangunan bangsa dan negara ini," jelas bekas Wakil Menteri Agama ini.


Ia juga mengingatkan kepada wisudawan dan wisudawati bahwa di usia yang ke-45 tahun, PTIQ telah banyak berprestasi. Salah satunya, dengan banyak mengirim lulusan PTIQ untuk menjadi imam ke luar negeri.

"Alhamdulillah  di umur PTIQ yang sudah menginjak angka 45 tahun. Kita telah mengukir banyak prestasi. Baru saja kita mengirim beberapa iman ke luar negeri. Bahkan, sekarang mungkin komoditi ekspor terbaik kita (Indonesia) adalah imam," tutur Nasaruddin Umar.

"Dan kita mengirim bukan hanya ke negara Amerika dan Eropa saja tapi negara muslim juga. Baru kita memberangkatkan tujuh orang ke Qatar dan negara-negara sekitarnya," sambungnya seperti keterangan yang diterima redaksi.

Lulusan PTIQ tersebut, kata dia, bukan hanya  seperti imam di Indonesia yanh cuma memimpin sholat. Mereka, memimpin komunitas muslim, memberikan fatwa.

Hal tersebut, kata Imam besar mesjid Istiqlal, akan menjadi tantangan bagi para alumni. Terutama bagi para lulusan S1 dan S2. Karena rata- rata alumni S3 sudah bekerja di tempat terbaik. [mel]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya