Berita

Nusantara

Kepemilikan Akta Lahir Di Pontianak Lebihi Target

KAMIS, 16 NOVEMBER 2017 | 12:35 WIB

Dalam rangka percepatan kepemilikan cakupan akta kelahiran usia 0-18 tahun, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pontianak menggelar rapat peningkatan koordinasi pencatatan sipil lintas sektor.

Kepala Disdukcapil Pontianak Suparma menjelaskan, rapat sebagai implentasi Peraturan Menteri Dalam Negeri 09/2016 yang mengamanatkan penyederhanaan beberapa prosedur dalam upaya mempermudah kepemilikan akta lahir yang selama ini dirasakan menyulitkan masyarakat.

Percepatan kepemilikan akta lahir sejak diterbitkannya Permendagri 09/2016 di Kota Pontianak saat ini berdasarkan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) yang digabungkan dengan Data Konsolidasi Bersih. Untuk Kota Pontianak sudah mencapai 96 persen.


"Lumayan cepat kita. Untuk sementara ini di Kalbar kita paling tinggi berdasarkan data konsolidasi bersih ditambah SIAK sudah mencapai 96,83 persen, sedangkan berdasarkan data SIAK sejak tahun 2012 sampai sekarang kita di atas target nasional sudah mencapai 86,36 persen," jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLKalbar, Kamis (16/11).

Dalam hal mencapai target percepatan kepemilikan akta lahir, Disdukcapil Pontianak sudah mengupayakan langkah strategis, di antaranya menjalin kerja sama dengan rumah sakit, kelompok masyarakat dan berkoordinasi lintas sektoral.

Untuk menerbitkan akta lahir, Disdukcapil Kota Pontianak memiliki standar pelayanan yang tidak mempersulit masyarakat asalkan dapat memenuhi persyaratan.

"Karena untuk pelayanan tersebut ada dua cara yakni secara online yang bisa selesai dalam waktu sekitar sepuluh menit, dan pelayanan offline yang memerlukan waktu paling lama satu minggu," demikian Suparma. [wah]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya