Berita

Dewi Rezer/Net

Blitz

Dewi Rezer, Jomblo, Menikmati Semua Lelaki

KAMIS, 16 NOVEMBER 2017 | 10:18 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Lelaki adalah perkara mudah bagi Francesca Gabriella Dewi Rezer. Pasca-bercerai dengan Mar­cellino Lefrandt, dia sudah diantre lelaki. Steven Savino dan Thomas, jadi contoh segelintir lelaki yang mencoba mencuri hati bekas VJ MTV ini.

Lantas, bagaimana status asmara Dewi sekarang? Ternyata dia tengah menikmati kesendiriannya, tanpa dipusingkan dengan urusan bercinta. Saat ini, Dewi mengaku sedang jomblo.

Kendati demikian, ia membenarkan banyak lelaki mendekati. Hanya saja, hotmom ini belum mau memi­lih siapa pria yang pantas untuk mengisi hatinya.


"Nggak (sendiri) sih, banyak pilihan. Cuma aku nggak mau hahaha. Aku nggak mau pilih salah satu, so i'm gonna enjoy with everyone," ujar Dewi saat ditemui Rakyat Merdeka.

Bintang iklan dan presenter ini mengaku belum lama menyandang status jomblo. Dia juga tak ingin terburu-buru mencari kekasih baru. "Aku nggak mau buru-buru pacaran terus serius gimana, nggak. Aku pengen enjoy my life, enjoy my life around me, sama orang-orang yang dekat sama aku," sambungnya.

Alhasil, Dewi bisa bebas melakukan apa saja, tanpa harus khawatir menyinggung perasaan pasangan.

"Kalau punya pacar nampaknya harus serius, harus thinking about the next step-nya. Kalau seka­rang kan everyone is my friend, like i can have fun," kata juara Gadis Sampul 1995 ini.

Tapi, bukan berarti ia merasa trauma karena per­nah gagal membina rumah tangga.

"Ya happy by my self. Like i don't need anyone to make me happy, I'm happy with my self.
Target nggak tahu, belum. I don't think about it," papar Dewi.

Hanya saja dia menganggap deretan lelaki tersebut tak lebih dari sekadar teman.

"Semuanya dekat, aku belum pilih salah satu, aku masih berteman dengan siapa pun. Ya kalau ada yang cocok nanti tinggal dipilih saja," ceplos bekas muslimah ini.

Kendati telah setahun bercerai, namun hubungan dengan mantan suaminya ternyata masih terjalin dengan baik demi kedua buah hatinya.

"Komunikasi sama Marcell lancar tapi kan hanya urusan anak aja. So Idon't really talk personal life, mungkin karena perceraian baru setahun lebih. Mungkin nanti dengan berjalan waktu, 2 years, 5 years atau 10 years akan biasa aja."

Mungkin dia akan menganggap aku lebih santai lagi gitu. "Ya pokoknya kita belum share personal life," tutur pemain film Rumah Ketujuh dan Satu Kecupan ini.

Mengenai sosok pria, Dewi tak memiliki kriteria khusus. Hanya berharap sosok pendamping yang enak diajak sharing.

"Kriteria I don't know, mungkin ada. Tapi ka­dang, kemarin saja aku ketemu sama orang yang benar-benar bukan tipe aku, terus aku bingung, teman-teman aku juga bingung. Dia bukan tipe aku tapi aku suka banget. Jadi kayaknya aku nggak bisa punya kriteria kayak gitu. But kalau hatinya bisa nyambung, conversation-nya nyambung, mungkin itu," bebernya.

Dewi juga tak bisa memilih menyukai antara pria Indo atau bule "Aku sama siapa saja yang menurut aku cocok, nggak harus bule atau gimana. Yang kira-kira cocok ngobrolnya sama aku saja," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan. Dewi sempat sangat dekat dengan bule asal Aussie bernama Thomas.

"Iya teman. Pas difoto kan samping-sampingan ya begitu deh dekatnya. Mungkin dia menganggap aku spesial," ucap Dewi sambil tertawa genit.

"Apa sih? Teman-teman saya yang lain ntar pada sirik lho. Spesial sih. Spesial banget," imbuhnya.

Dewi dan Thomas berkenalan di Melbourne, Austra­lia. Bahkan, Thomas disebutnya sudah sangat dekat.

"So far ada beberapa. Quality time paling makan, dia suka masakan padang banget. Semua masakan yang saya suka dia suka. Dalam masalah makanan cocok lah. Berharap atau nggak Thomas jadi pasan­gan aku, I don't know," tandasnya.

Dijelaskan kembali, ia sudah mengenalkan Thomas kepada keluarga dan kedua anaknya.

"Mama aku sudah kenal, adik aku juga, anak-anak juga sudah kenal sama Thomas," cetus Dewi. "Kalau untuk nikah nanti dulu ya, mengenal dulu. Mengenal­kan ke keluarga kan nggak berarti lamaran, ya hanya kenal saja," imbuhnya seraya tersenyum. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya