Berita

Anies Baswedan/net

Nusantara

Anies Terisak Mengingat Selendang Saidah

RABU, 15 NOVEMBER 2017 | 18:32 WIB | LAPORAN:

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, tampak meneteskan air mata usai memaparkan visi misinya di hadapan seluruh Anggota DPRD DKI Jakarta dalam rapat paripurna, di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (15/11).

Hal itu terjadi saat dia menceritakan pengalamannya pada masa kampanye Pilgub Jakarta lalu, tepatnya tanggal 9 Januari 2017 ia mengunjungi warga korban penggusuran di Bukit Duri, Jakarta Selatan.

Anies bercerita, kala itu seorang ibu bernama Saidah datang menghampirinya sembari menggendong anak. Di hadapan Anies, wanita berusia 50 tahunan itu melepaskan kain selendang yang digunakannya untuk menggendong sang anak dan mengalungkannya ke leher Anies.


"Lalu ia berpesan, Pak Anies, selendang ini yang saya pakai untuk menggendong anak saya. Nanti saat Bapak menjabat, Bapak gendong anak-anak Jakarta. Bapak gendong anak-anak Jakarta. Kami titipkan anak-anak kami, Pak," kata Anies menirukan Saidah.

Saat bercerita, suara Anies bergetar menahan haru. Anies mengaku, saat itu ia merasa menerima amanat yang amat berat dari rakyat Jakarta.

"Selendang ini adalah selendang terberat yang pernah terkalungkan di leher saya. Ia adalah selendang pengingat amanah," kata Anies terisak.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengajak semua anggota legislatif Jakarta untuk bahu-membahu bersama Pemprov dalam bekerja demi rakyat Jakarta.

"Amanah besar itu adalah amanah kepada kita semua pemimpin dan pengelola kota ini. Saudara-saudara semua, mari kita gendong anak-anak Jakarta seperti kita menggendong anak sendiri. Majukan setiap jengkal kota ini, bahagiakan setiap insan di dalamnya," ajak Anies.

Tak lupa, Anies mengingatkan bahwa segala hal yang dilakukan Pemprov maupun DPRD DKI Jakarta tak akan lepas dari sorotan seluruh rakyat Indonesia. Bila para pejabat daerah di ibu kota negara bisa mewujudkan janji-janji yang telah diikrarkan, maka Indonesia telah siap menyongsong masa depan dengan penuh optimisme dan keyakinan.

"Tiada usaha, kekuatan, dan daya upaya selain dengan kehendak Allah," doa Anies menutup pidatonya. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya