Berita

Dharmasraya/net

Pertahanan

Pernyataan Kapolres Dhamasraya Cacat Nalar Kemanusiaan

RABU, 15 NOVEMBER 2017 | 17:44 WIB | LAPORAN:

Direktur Pusat Studi dan Pendidikan HAM Universitas Muhammadiyah UHAMKA, Maneger Nasution mengkritik pernyataan Kapolres Dharmasraya, Sumatera Barat yang menyebutkan jika peristiwa pembakaran kantornya  dilakukan oleh teroris karena pelaku meneriakkan kalimat Takbir.

"Jika itu benar adanya, itu menggambarkan kecacatan nalar kemanusiaan pejabat publik," kata Maneger melalui keterangan tertulis, Rabu (15/11).

Menurut Maneger, salah satu nilai paling elementer dalam HAM adalah penghormatan terhadap perasaan publik. Pejabat publik tidak boleh miskin moralitas. Pejabat publik kata dia, tidak hanya cukup merasa bisa, tetapi juga bisa merasa.


Untuk itu, Maneger yang merupakan mantan komisioner Komnas HAM itu meminta pimpinan Polri sebaiknya mengambil tindakan tegas terhadap sikap Kapolres Dharmasraya.

"Sulit untuk menghindari persepsi publik bahwa sudah terjadi bias dalam penyebutan "teroris" dan sejenisnya. Bias yang bertitik pusat pada stigmasasi terhadap kelompok agama tertentu. Sanksi organisasi dan sanksi pidana, saya kira, layak dipertimbangkan (bahkan dijatuhkan) bagi Kapolres tersebut," kata Maneger.

Maneger juga mengimbau publik untuk tidak terprovokasi dan mendukung serta ikut mengawasi pimpinan Polri untuk memproses kasus ini. Di samping diproses secara disiplin organisasi, tindakan tersebut juga dijerat dengan pidana/KUHP dan UU Nomor 39 tahun 1999 tentang HAM.

"Negara harus hadir memastikan bahwa hal yang sama tidak terulang di masa mendatang (guarantees of non recurrence)," demikian Maneger. [san]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya