Berita

Reklamasi/net

Nusantara

Eks Ketua IRM: Jangan Bawa Muhammadiyah Ke Pusaran Konflik Reklamasi

RABU, 15 NOVEMBER 2017 | 17:23 WIB | LAPORAN:

Komentar pedas tentang reklamasi Teluk Jakarta yang sering dilontarkan Wakil Sekretaris Majelis Pelayanan Sosial (MPS) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Amirullah Hidayat, menuai kritik dari internal Muhammadiyah.

Sekjend Gerakan Nusantara Berkemajuan, yang juga mantan aktivis remaja Muhammadiyah‎‎, Bob Febrian menyebut bahwa langkah Amirullah Hidayat yang membawa nama kader Muhammadiyah saat ‎mengkritik reklamasi telah merusak nama persyarikatan.

Apalagi, Amirullah kata dia sering salah dalam memaparkan data. Amirullah, kata dia selalu mengaitkan permasalahan reklamasi Teluk Jakarta dengan pemerintahan Joko Widodo.


"P‎adahal kita ketahui permasalahan keputusan presiden (Keppres) soal reklamasi sudah ada sejak zaman Soeharto," ujar Bob dalam keterangan tertulis, Rabu (15/11).

Atas alasan itu, Bob dan kader Muhammadiyah lain yang tergabung dalam Gerakan Nusantara Berkemajuan sangat menyesalkan sikap Amirullah yang mengatasnamakan diri sebagai tokoh muda Muhammadiyah dalam penolakan tersebut.

"Ini sama saja menggiring Muhammadiyah ke dalam pusaran konflik reklamasi. Apalagi akibat provokasi Amirullah tersebut, info yang kita dapat salah satu organisasi otonom Muhammadiyah telah membuka posko tolak reklamasi di kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jakarta," ujar Bob.‎

Oleh karena itu, ia meminta kepada Amirullah Hidayat untuk segera menghentikan kegiatannya yang menyeret nama persyarikatan. Bob bahkan mengancam akan turut ambil tindakan jika peringatannya itu tidak diindahkan oleh Amirullah.

"Jika dia masih terus seperti ini tentu kita tidak akan tinggal diam," tegas mantan ketua Pimpinan Pusat Ikatan Remaja Muhammadiyah (IRM). [san]‎

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya