Berita

Noor Achmad:RMOL

Nusantara

Infrastruktur Tidak Cukup, SDM Papua Juga Harus Diperhatikan

RABU, 15 NOVEMBER 2017 | 16:11 WIB | LAPORAN:

. Tidak meratanya pembangunan di Tanah Papua rawan menimbulkan polemik, termasuk pembangunan sumber daya manusia.

Anggota Komisi VIII DPR Noor Achmad khawatir masyarakat Papua terprovokasi lalu bekerjasama dengan kelompok kriminal bersenjata untuk menggulingkan NKRI.

"Apa yang dilalukan oleh pemerintah terhadap Papua belum cukup dengan infrastruktur, maka dari itu pembangunan dari manusinya juga harus segera dilakukan," kata Noor Achmad di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/11).


Menurutnya fokus pembangunan infrastruktur malah bisa menjadi fasilitas bagi mereka untuk melakukan gerakan-gerakan pemberontakan.

Politisi Partai Golkar ini menyarankan untuk membangun SDM secara seutuhnya sehingga pada akhirnya nanti dapat merangkul kekuatan yang ada di Papua.

Jelas Noor Achmad, memang pembangunan sumber daya manusia tidak dapat dilakukan secara instan tetapi pemerintah harus bersabar demi mensejahterakan masyarakat.

Dia khawatir, jika pemerintah lengah masyarakat akan mudah terprovokasi oleh kelompok kriminal bersenjata di sana untuk melawan NKRI.

"Tetapi mudah-mudahan tidak terjadi hal yang semacam itu," pungkasnya.

Anggota Brimob Detasemen B Polda Papua Brigadir Firman meninggal dunia setelah diberondong peluru oleh kelompok kriminal bersenjata di Mil 69, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua pada Rabu dinihari (15/11) sekitar pukul 03.50 WIT. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya