Berita

Rini-Sri/net

Bisnis

Rini Jual, Sri Ngutang...

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 | 22:26 WIB | OLEH: ARIEF GUNAWAN*

KALAU televisi kita makin mengajarkan pemirsa untuk ‘’belilah’’ dan ‘’makanlah’’ melalui iklan-iklan yang mendorong hasrat hidup konsumtif, maka menteri-menteri di kabinet seperti Rini Sumarno dan Sri Mulyani mengajarkan ‘’juallah dan mengutanglah’’.

Sebab mereka tidak punya cara atau tidak ingin menempuh cara lain yang cerdas untuk menyelamatkan penerimaan negara.

Juallah aset-aset bangsa, mulai dari yang ada di dalam kandungan bumi, hingga jembatan, pelabuhan, Bandara, sampai jalan tol. Mengutanglah dan lakukanlah pengetatan potong anggaran (austerity), sehingga struktur APBN kita prioritas utamanya adalah bayar utang, selanjutnya pendidikan, dan baru kemudian infrastruktur.


Bagaimana kok bisa cara-cara fatal yang memerosotkan marwah dan wibawa bangsa seperti itu dibiarkan terus berlangsung? Apakah Presiden Jokowi diberikan informasi hoax oleh menteri-menteri tersebut?

Seperti diketahui dalam beberapa hari terakhir ramai diberitakan sejumlah aset negara yang jumlahnya cukup banyak mulai dari pelabuhan, jalan tol, jembatan, hingga Bandara ditawarkan kepada swasta-asing-aseng untuk dijual atau diberikan hak pengelolaan.

Yang terbaru terbetik kabar Bandara Soekarno-Hatta sedang ditawarkan kepada swasta-asing-aseng untuk dijual, atau diswastakan hak pengelolaannya.

Berikut ini adalah aset-aset milik negara yang disebut-sebut sedang dalam proses untuk dijual:

1. Tol Kanci-Pejagan, Tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu), Tol Bali Mandara, Tol Pasuruan-Probolinggo, Tol Batang-Semarang, Tol Solo-Ngawi.

2. Pelabuhan Manokwari, Pelabuhan Bitung, Pelabuhan Ternate, Pelabuhan Pantoloan, Pelabuhan Pare Pare, Pelabuhan Kendari, Pelabuhan Biak, Pelabuhan Fakfak, Pelabuhan Sorong, Pelabuhan Merauke.

3. Bandara Komodo Labuan Bajo, Bandara Raden Inten II Lampung, Bandara Sentani Jayapura, Bandara Juwata Tarakan, Bandara Mutiara Palu.

Berbahaya sekali kalau negeri ini terus dikelola oleh menteri-menteri yang lancung, yang tidak memiliki visi dan keberpihakan kepada bangsa dan negerinya sendiri karena tidak memiliki kemampuan problem solver.

Sekarang saatnya Presiden Jokowi untuk mengusir (mereshuffle) mereka dari kabinet, apalagi dalam sisa waktu pemerintahan yang hanya tinggal dua tahun ini presiden masih memiliki kesempatan waktu yang cukup untuk memperbaiki kinerja pemerintahan dan menaikkan elektabilitas menjelang Pilpres 2019. [***]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Main di Kandang PSIM, Persija Menang Telak 4-0

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:49

Cukai MBDK Mulai Dipungut Semester II/2027, Target Rp1,7 Triliun

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30

DPR Ingatkan Bijak di Ruang Digital dan Cegah Perundungan Siber

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:51

Ekspor Emas Anjlok, Bea Cukai Ungkap Perusahaan Tahan Pengiriman

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:38

Usai Dilantik, Kapolda Metro Jaya Serap Aspirasi Insan Pers

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:30

Tegas dan Loyal, Demokrat: Tidak Ada Nama Selain Prabowo untuk Kontestasi 2029

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:36

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

YLBHI Minta Polresta Solo Hentikan Dugaan Kriminalisasi Kasus Perdata jadi Pidana

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:36

Pertamina Perkuat Pengelolaan Sampah Mandalika Lewat Dukungan untuk Bank Sampah Putri Nyale

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:09

Selengkapnya