Berita

Nusantara

Anies Ambil Langkah Tegas Perangi Narkoba

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 | 10:21 WIB | LAPORAN:

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku sudah mengecek data mutakhir mengenai jumlah pengguna narkoba di ibukota. Dari data yang diperoleh dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI didapati bahwa jumlah pengguna narkoba semakin meningkat.

Angkanya itu makin meningkat jadi diperkirakan ada lebih dari 500 ribu orang sekarang pengguna narkoba dan 40 persen adalah karyawan dan 20 persen itu siswa," katanya di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (14/11).

Parahnya lagi, lanjut Anies, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto sempat menyebutkan bahwa dalam tiga tahun terakhir, jumlah anak-anak yang menjadi pengedar narkoba pun meningkat hingga 300 persen.


"Jadi dari sisi kasus, dari 2014 kasusnya sebanyak 12.929 itu meningkat jadi 17.300 (pada tahun) 2016 dan peningkatan terbesar itu terjadi dari lulusan universitas naiknya lebih dari 400 persen," urainya.

Terkait itu, Anies mengaku akan mengambil langkah tegas. Termasuk menutup tempat-tempat hiburan malam yang kedapatan menjual narkoba kepada para pengunjungnya. Hal itu pun sudah diperintahkannya pada Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Yani Wahyu.

Anies menekankan bahwa Pemprov DKI harus tegas menutup tempat karaoke Diamond dengan berpegangan teguh pada Pasal 99 Perda 6 tahun 2015 tentang Kepariwisataan.

"Kita Pemprov DKI ingin mengirimkan pesan kepada semua bahwa jangan biarkan tempat anda jadi tempat peredaran narkoba dan itu artinya cegah. Bila disitu ditemukan kami tidak akan memberikan kompromi, zero tolerance kenapa karena ini anak-anak kita, ini masa depan kita dan tidak ada orangtua yang menginginkan anaknya pergi pulang dalam kondisi terjerat narkoba. Pemprov tidak akan tinggal diam, pemprov akan aktif dan bila ada pelanggaran pemprov akan menindak," tegasnya.

Tidak hanya kepada Satpol PP, untuk menekan angka peredaran narkoba, Anies juga mengaku akan mengaktifkan RW Siaga.

"RW Siaga untuk memantau mencegah peredaran-peredaran narkoba di kampung-kampung itu. Kita akan kerjakan semua karena itu kejadian ini akan menjadi satu penanda sikap kita tegas," tergasnya. [wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya