Berita

Menaker Ajak Santri Menangkan Persaingan Global

RABU, 08 NOVEMBER 2017 | 20:47 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri menyempatkan diri bersilaturahim ke Pesantren Al Muayyad, Mangkuyudan, Solo. Kunjungan Menaker itu sebelum menghadiri resepsi pernikahan putri Presiden Joko Widodo di Kota Solo, Jawa Tengah.

Menaker diterima oleh pengasuh pesantren, KH Abdul Rozak Shofawi, KH Faisol Rozak serta sejumlah pengasuh lainnya.

Menaker pun antusias dan memberikan motivasi kepada sekitar 500 santri. Dihadapan santri, Menaker mengajak santri memenangkan persaingan di segala bidang.


“Dunia terus berubah. Tantangan santri juga berubah. Buktikan bahwa santri zaman now mampu memenangkan persaingan di segala bidang. Dunia ke depan, adalah dunia yang akan dipimpin oleh para santri,” kata Menteri Hanif," Selasa malam, (7/11).

Menaker membagikan kunci memenangkan persaingan. Syaratnya, santri harus memiliki kompetensi di atas standar.

"Kompetensi yang standar belum tentu memenangkan persaingan, apalagi jika di bawah standar. Oleh karenanya, santri tak hanya menguasai ilmu agama, namun juga keahlian tertentu," katanya.

Bagaimana agar memiliki kompetensi di atas standar?

“Santri juga harus belajar di atas standar, bekerja keras, serta takzim pada Kiai agar ilmu yang dipelajarinya barokah atau bermanfaat lebih,” tambahnya.

Menaker merasakan hasil dididikan sebagai santri, yaitu memiliki memiliki karakter yang kuat, yakni disiplin dan kejujuran.

Di dunia kerja, kata Menaker, human resource development di beberapa perusahaan kejujuran menjadi pertimbangan utama dalam menerima pekerja.

"Kejujuran tidak bisa diciptakan secara instan. Sementara skill lebih mudah dipelajari," katan Menaker yang merupakan alumni Al Muayyad tahun 1991 itu.

Untuk itu, kata dia, dengan karakter kuat serta kompetensi yang di atas standard, santri bisa menjadi pebisnis, birokrat, akademisi, politisi, seniman, petani dan sebagainya.  

“Sekali lagi, tunjukkan bahwa santri zaman now mampu memenangkan persaingan di segala bidang,” tegas Menaker. [wid]


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya