Berita

Foto: Istimewa

Dunia

Pernikahan Super Sederhana Anak Presiden

RABU, 08 NOVEMBER 2017 | 06:59 WIB

HARI-HARI ini sepertinya menarik sekali bila ada  yang menceritakan kembali soal acara perkawinan putra Presiden Iran saat itu, Ahmadinejad, yang dikenal sangat bersahaja. Meski Ahmadinejad saat itu menjabat sebagai presiden sebuah negara kaya produsen minyak, tapi ketika menikahkan putranya dengan putri sahabatnya, beliau tidak memanfaatkan posisinya yang semestinya bisa mendapatkan banyak fasilitas.

Apalagi besannya yang bernama Mashaei juga punya posisi yang lumayan mentereng. Jika tidak salah, Mashaei punya posisi sebagai kepala istana kepresidenan. Hampir semua jadwal presiden diketahui dan dijadwalkan oleh Mashaei. Saat itu bahkan berkembang rumor bahwa Mashaei juga ikut campur dalam kekuasaan Ahmadinejad.

Bahkan sebelumnya, Ahmadinejad sempat mengusulkan Mashaei sebagai wakil presiden tapi langkah itu ditentang Pemimpin Besar Iran atau Rahbar, Ayatullah Sayid Ali Khamenei. Itulah sekelumit siapakah besan Ahmadinejad sehingga jika melihat posisi kedua pihak, sangatlah wajar pertemuan putra dan putri mereka dalam rajutan pernikahan dirayakan sebesar mungkin. Tapi realitanya tidaklah demikian. Ahmadinejad dan Mashaei malah merayakan acara pernikahan yang luar biasa sederhana.


Sejauh apakah kesederhanaan acara pernikahan putra Ahmadinejad saat itu? Acara pernikahan hanya berlangsung  empat jam yang kemudian ditutup dengan sholat berjammaah Maghrib dan Isya. Ahmadinejad sendiri yang menjadi imam sholat. Menariknya, setelah sholat berjamaah para tamu langsung meninggalkan tempat acara tanpa hidangan makan malam.

Jamuan yang dihidangkan saat acara digelar hanya sebatas buah-buahan dan kue-kuean. Jamuan pun jumlahnya terbatas karena undangan tidak banyak. Tamu yang diundang hanya sekitar 45 orang, 20 orang tamu laki-laki dan 25 orang tamu perempuan. Menariknya lagi, acara itu tidak menggunakan gedung mewah tapi cukup digelar di rumah Ahmadinejad dan besannya. Tamu laki-laki ditempatkan di rumah Ahmadinejad yang sangat sederhana, sedangkan tamu perempuan berada di rumah besan.

Lebih dari itu, Ahmadinejad juga memberikan contoh kepada rakyatnya supaya mahar pernikahan tidak terlalu mahal dan berlebihan. Menurut kantor berita Jahan, mahar yang dipersembahkan putra Ahmadinejad kepada calon istrinya hanya sebesar 14 keping emas Bahar Azadi dengan niat 14 manusia suci. Dalam tradisi pernikahan Iran, mahar 14 keping emas Bahar Azadi merupakan simbol kesederhanaan.

Satu keping emas Bahar Azadi saat ini seharga sekitar 960 ribu rupiah. Untuk mendorong warga supaya memberikan mahar rendah dalam pernikahan sehingga muda-mudi bisa menikah dengan mudah, Pemimpin Besar Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei menyatakan bersedia menikahkan warganya yang mempersembahkan mahar 14 keping emas Bahar Azadi dalam pernikahan. Dalam konteks ini, Ahmadinejad selaku presiden saat itu memberikan contoh kesederhanaan yang konkrit bagi rakyat Iran pada acara pernikahannya.  

Seperti yang sudah disinggung bahwa 14 keping emas Bahar Azadi sekaligus menjadi simbol 14 manusia suci. Masyarakat Iran punya keyakinan bahwa manusia-manusia suci adalah Rsulullaah Saw dan Ahlul Bait yang suci. Menurut masyarakat Iran, Ahlul Bait yang disucikan Allah Swt hanya terbatas 14 manusia suci yang bermula dari Rasulullah Saw, Sayidah Fatimah Az-Zahra sa sebagai putri beliau, Imam Ali sa sebagai menantu beliau berikut anak cucu mereka dari Imam Hasan, Imam Husein berikut generasi-generasi selanjutnya hingga Imam Mahdi. Menurut keyakinan ummat Islam, Imam Mahdi dipahami sebagai juru selamat yang hingga sekarang masih hidup dan akan muncul di muka bumi ini untuk menegakkan keadilan seutuhnya sebagai   janji ilahi yang pasti terwujud. [***]

Alireza Alatas
Aktivis Silaturahmi Anak Bangsa Nusantara (Silabna), pembela ulama dan NKRI

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya