Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Pemprov Bengkulu Upayakan Pengembangan Sektor Maritim

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 | 18:54 WIB

Posisi Indonesia sebagai poros maritim dunia membuka peluang dalam membangun kerjasama regional dan internasional bagi kemakmuran rakyat. Provinsi Bengkulu sendiri dengan garis pantai sepanjang 525 km jelas menyimpan sumber daya laut yang luar biasa.

Hal ini disampaikan oleh Plt Sekda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto, Selasa (7/11).

Menurutnya, potensi yang dimiliki oleh Provinsi Bengkulu dalam hal maritim masih belum dikelola secara optimal, sehingga belum bisa berdampak kemakmuran bagi masyarakat setempat.


Jika dilihat, nilai tukar pada perikanan tangkap itu lebih besar dibandingkan perikanan budidaya. Karenanya, dia menginginkan kedepannya Provinsi Bengkulu dapat lebih mengembangkan potensi perikanan laut.

"Tentu saja ini perlu sarana  dan prasarana, selain itu juga dibutuhkan teknologi yang lebih baik dan lengkap guna perikanan tangkap karena posisi laut yang ada di Bengkulu ini memiliki ombak laut yang cukup tinggi," jelas Gotri seperti diberitakan RMOLBengkulu.com.

Di samping itu garis pantai Bengkulu yang cukup panjang juga menyediakan banyak spot-spot objek wisata yang bisa dikembangkan, dengan pemandangannya cukup bagus.

"Kedepan diharapkan paling tidak tiga sisi ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat hingga mampu meningkatkan kemakmuran masyarakat Bengkulu," harap Gotri.

Sinergi pembangunan antara provinsi dan kabupaten/kota yang menjadi salah satu kunci utama keberhasilan pengembangan ekonomi kemaritiman Provinsi Bengkulu.

"Sehingga pada akhirnya nanti dapat berdampak langsung kepada peningkatan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Bengkulu,” tandasnya. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya