Berita

Foto: Kwarnas Pramuka

Nusantara

Kwarnas Ingin Melahirkan Calon Ibu Bangsa

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 | 07:25 WIB | LAPORAN:

Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka menggelar Perkemahan Putri Tingkat Nasional (Perkempinas) III di Bumi Perkemahan Pantai Manggar, Balikpapan, Kalimantan Timur pada 19-24 November 2017.

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault mengatakan, melalui kegiatan ini Kwarnas ingin melahirkan calon ibu bangsa.

Adhyaksa mengatakan, Pramuka putri memiliki empat peran. Pertama, sebagai putri. Kedua, sebagai istri. Ketiga, sebagai ibu dari anak-anaknya. Keempat, sebagai ibu dari anak-anak Indonesia.


"Peran Pramuka putri tidak hanya ke internal, seperti menjadi putri, istri, dan ibu bagi anak-anaknya sendiri, melainkan ia juga sebagai ibu dari anak-anak Indonesia. Makanya, Pramuka putri sangat strategis dalam pembangunan bangsa Indonesia," terangnya.

Sebab itulah, lanjut Adhyaksa, Kwarnas ingin memberikan kesempatan dan kedudukan yang sama kepada Pramuka putri untuk mendapatkan pelatihan dan pendidikan yang menarik melalui media perkemahan di alam terbuka, sebagai bekal memainkan perannya tersebut.

"Kekuatan dan kelebihan dari kegiatan luar ruangan adalah apa yang mereka lihat, rasakan, lakukan selama di alam bebas menjadi ilmu bagi mereka, serta mereka punya solidaritas dan kepekaan sosial," papar Menpora Periode 2004-2009 ini.

Hal senada diutarakan Wakil Ketua Kwarnas Bidang Pembinaan Anggota Dewasa,  Susi Yuliati. Menurutnya, Pramuka putri akan melahirkan anak-anak penerus bangsa Indonesia, oleh karena itu harus dibina. Salah satunya melalui Perkempinas ini.

"Pramuka putri akan menjadi seorang ibu. Dia tidak hanya melahirkan anak-anak sendiri, tapi anak bangsa Indonesia. Sebab, Pramuka putri juga akan membina generasi penerus bangsa Indonesia," ujar Kak Susi Yuliati dalam sambutan Pembukaan Technical Meeting Perkempinas 2017 di Aula Dewantoro, Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu malam (4/11).

Itulah sebab, papar Susi, peserta bakal dilatih keterampilan dan diberi berbagai wawasan. Hal ini berbeda dibanding Perkempinas periode sebelumnya yang lebih menekankan pada kebudayaan. Mereka diharapkan dapat menjadi Pembina Pramuka di daerah masing-masing sehingga semakin banyak generasi muda yang dilatih melalui pendidikan kepramukaan.

"Kita ingin memperkuat SDM Pramuka putri, karena kita sekarang kekurangan pembina Pramuka putri. Di banyak tempat, yang melatih adalah Pembina Pramuka putra. Semakin banyak Pramuka yang dibina, maka semakin banyak pula generasi penerus bangsa yang dibina oleh Pramuka Putri," jelasnya.
 
Ketua Panitia Pelaksana Perkempinas 2017 Sinta Ayu Lestari menegaskan, panitia akan memberika porsi waktu lebih banyak untuk kegiatan yang meningkatkan keterampilan Pramuka Putri dibanding kegiatan lainnya. Salah satunya adalah keterampilan basic make up.

:Lalu, nanti ada kegiatan baktinya. Kegiatan bakti itu mereka nanti akan bekerjasama dengan ibu PKK sekitar, mendirikan Posyandu, Posdaya, penanaman tanaman yang bermanfaat atau tanaman tabulampot atau sejenisnya, yang nanti akan disediakan pemerintah di sana juga. Terus, kegiatan umum, upacara pembukaan, dalam penutupan, pentas seni, upacara buka tutup adat Bhinneka Tunggal Ika, dan lain-lain," paparnya.

Di samping itu, juga digelar agenda temu tokoh inspiratif. Ada banyak tokoh yang diundang, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Menteri Kelautan Susi Pujiastuti, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambies, Putri Indonesia, dan sebagainya.

"Semua giat wawasan itu muaranya ke tema besar kita, yaitu Pramuka Putri Memimpin Negeri," pungkasnya.[wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya