Berita

Kembangkan Potensi Lokal Pedesaan, Kemnaker Giatkan Pelatihan Produktivitas

SABTU, 04 NOVEMBER 2017 | 21:43 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Balai Besar Pengembangan Produktivitas (BBPP) Kementerian Ketenagakerjaan (kemnaker) menggelar pelatihan berupa Program Pembinaan Desa Produktif di Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang Provinsi Banten.

Program bertujuan mengembangkan potensi lokal dan meningkatkan produktivitas masyarakat pedesaan melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan, konsultasi dan pendampingan.

"Kami memilih Desa Lontar menjadi tempat implementasi konsep pembinaan desa produktif karena daerah ini memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang besar namun sumber daya tersebut belum diberdayakan secara optimal," kata Kepala BBPP, Sri Indarti, saat membuka Program Pembinaan Desa Produktif di Balai Desa Lontar, Kamis (2/11).


Desa Lontar yang secara geografis berada di pesisir memiliki potensi perikanan dan kelautan yang luar biasa. Potensi tersebut, lanjut Sri, jika dikelola dengan benar maka dapat memberikan nilai tambah sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Untuk itu, perlu ada pembinaan agar masyarakat bisa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sehingga dapat memanfaatkan potensi yang ada secara kreatif, inovatif, efektif, efisien, berkualitas dan ramah lingkungan," ujar Sri.

Sri mengajak masyarakat dan para TKI purna di Desa Lontar untuk membangun desa melalui potensi alam yang ada. Apalagi, di Desa Lontar tersebut memiliki budi daya rumput laut nomor tiga nasional. Begitu juga budidaya ikan yang sangat menjanjikan.

"Itu bisa dikembangkan, mengingat saat ini sudah ada one vilage one produk berupa kerupuk rumput laut dan manisan rumput laut seperti yang ada di Nusa Tenggara Barat. Dengan mengembangkan potensi lokal maka perekonomian warga bisa berputar sehingga tak perlu bekerja di luar negeri," tutur Indarti.

Sementara itu, Kepala Desa Lontar Aklani mengatakan, melalui program Pembinaan Desa Produktif ini masyarakatnya dapat meningkatkan keterampilan. Selain itu, sumber daya yang ada bisa dimanfaatkan terutama yang terkait potensi laut dan budi daya ikan.

"Kami menyambut baik program ini dan mudah-mudahan TKI purna bisa mengembangkan perekonomiannya sehingga bisa membuka lapangan kerja baru dan meningkat kesejahteraannya," tandas Aklani. [wid]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya