Berita

Foto: RMOL Jabar

Nusantara

Ridwan Kamil Di Puncak, Dedi Mulyadi Merakyat, Deddy Mizwar Tidak Memuaskan

JUMAT, 03 NOVEMBER 2017 | 21:08 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Lembaga survei Indo Barometer mempublikasikan hasil survei peta dan profil calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018-2023 versi publik, di Hotel Aston Braga, Kota Bandung, Jumat (3/11).

Dari 16 simulasi yang dilakukan oleh Indo Barometer, nama Walikota Bandung, Ridwan Kamil, masih unggul dibanding dua nama lain yakni Deddy Mizwar (Wagub Jabar) dan Dedi Mulyadi (Bupati Purwakarta).

"Hari ini yang kita lihat Ridwan Kamil paling potensial," kata peneliti Indo Barometer, Hadi Suprapto Rusli, dalam konferensi pers, Jumat sore (3/11).


Survei Indo Barometer menunjukkan elektabilitas Ridwan Kamil berada di angka 46 persen. Fenomena menarik terjadi pada persaingan dua calon lainnya, yakni Dedi Mulyadi dan Deddy Mizwar. Dedi Mulyadi saat ini memiliki angka elektabilitas 19-20 persen, menyalip elektabilitas Deddy Mizwar yang turun ke angka 16-17  persen.

"Dedi Mulyadi ada kenaikan dari survei sebelumnya, walaupun tidak signifikan. Kecenderungan Dedy Mizwar menurun karena gerakannya stagnan. Selain itu, karena masyarakat menilai kinerja Deddy Mizwar belum memuaskan," ungkapnya, diberitakan RMOL Jabar.

Salah satu faktor yang membuat elektabilitas Dedi Mulyadi naik adalah seringnya Ketua DPD Partai Golkar Jabar itu berkunjung ke daerah-daerah lain. Sedangkan Deddy Mizwar minim sosialisasi dan dinilai belum memuaskan oleh masyarakat.

"Yang kita lihat, apa alasan masyarakat suka dengan Dedi Mulyadi adalah karena merakyat. Artinya, calon ini rajin blusukan ke masyarakat. Saya kira Dedi Mulyadi memang rajin blusukan," tuturnya.

Meski demikian, baik Dedi Mulyadi dan Deddy Mizwar perlu bekerja keras jika ingin "menumbangkan" Ridwan Kamil sebagai pemilik elektabilitas tertinggi saat ini.

"Ridwan Kamil kenaikannya cukup besar. Selisih sekarang dengan calon lain hampir 20 persen.  Angka Ridwan Kamil sudah di atas 40 persen sementara Dedi Mulyadi baru di angka 19-an persen. Artinya, ini kerja berat," tuturnya.

Survei Indo Barometer dilakukan pada 11-15 Oktober 2017 dengan jumlah responden sebanyak 800 orang dan margin of error sebesar plus minus 3,46 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. [ald]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya