Berita

UMP/net

Nusantara

UMP Bengkulu Bakal Meningkat Hingga 8,7 Persen

JUMAT, 03 NOVEMBER 2017 | 19:02 WIB | LAPORAN:

Upah Minimum Provinsi (UMP) Bengkulu diprediksi bakal naik hingga 8,7 persen per 1 Januari 2018 mendatang. Hal ini mengacu pada Peraturan Pemerintah nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan.

Kenaikan nilai upah ini dilihat dari angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu pun mengusulkan kenaikan UMP yang akan diberlakukan di tahun 2018 sebesar Rp 1.888.000 per bulan.

Hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan UMP sebesar Rp 154.000 dibandingkan tahun 2017.


"Kenaikan nanti di tahun 2018 meningkat menjadi 8,7 pesen dari besaran UMP tahun 2017 ini," kata Nuzul Insani, Plt Kepala Disnakertrans Provinsi Bengkulu kepada RMOL Bengkulu, Jumat (3/11).

Selain dari pertumbuhan ekonomi dan angka inflansi, penetapan angka kenaikan UMP juga dilakukan berdasarkan hasil survei harga-harga kebutuhan pokok dan angka tersebut telah dibahas bersama Dewan Pengupahan Provinsi Bengkulu.

"Usulan ini sudah kita sampaikan ke gubernur untuk ditandatangani dan resmi diberlakukan 1 Januari 2018 mendatang," ucapnya.

Sementara itu, surat keputusan kenaikan UMP Provinsi Bengkulu saat ini masih dalam pembahasan di Biro Hukum pemprov Bengkulu sebelum diputuskan untuk ditandatangani dan ditetapkan langsung oleh gubernur Bengkulu.

Menurut Nuzul, setelah ditetpakannya nanti nilai UMP ini akan segera disosialisasikan dan menyurati seluruh perusahaan yang ada di Bengkulu untuk ditindaklanjuti dan segera memberlakukan nilai UMP sesuai ketetapan. [san]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya