Berita

Nusantara

Angka Penderita Psikosis Terpasung Masih Tinggi Di Bengkulu Selatan

JUMAT, 03 NOVEMBER 2017 | 18:30 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Selatan terus mengupayakan pengevakuasian terhadap penderita psikosis yang masih terpasung di wilayahnya.

Berdasarkan pendataan Januari hingga Oktober 2017, tercatat ada 154 orang penderita disabilitas mental yang dipasung, dan 29 orang di antaranya telah berhasil dievakuasi. Para penderita kelainan jiwa ini tersebar di 11 kecamatan.

"Berdasarkan data itu, Dinsos sudah mengevakuasi 29 orang. Kami membawa mereka ke RSJKO Suprapto guna diberikan perawatan intensif," ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Selatan, Diah Winarsih, dikutip dari RMOL Bengkulu, Jumat (3/11).


Ia menjelaskan, tidak mudah membebaskan penyandang psikosis yang dipasung. Dari beberapa kali pihaknya mendatangi korban, keluarga korban malah menolak evakuasi.

"Mereka tidak rela korban pemasungan dibawa ke rumah sakit lantaran takut dikenakan biaya. Padahal pemerintah memberikan bantuan pendanan bagi penyandang psikosis melalui asurasi kesehatan," katanya.

Psikosis merupakan masalah mental serius yang ditandai dengan kemunculan gejala utama berupa delusi dan halusinasi. Penderita kondisi ini akan memandang kenyataan secara abnormal.

Ketika gejala delusi menguasai diri, maka penyandang psikosis akan meyakini sesuatu yang pada kenyatannya tidak benar. Misalnya, korban merasa ditakuti atau merasa terancam oleh kehadiran orang-orang di sekitarnya. Sementara gejala halusinasi akan membuat penyandang psikosis seolah merasakan, melihat atau mendengar sesuatu yang tidak nyata.

Diah Winarsih mengungkapkan, faktor genetika dalam evolusi sifat manusia dan lingkungan menjadi penyebab munculnya gangguan tersebut.

"Faktor genetika berperan dalam proses penurunan sifat pada anggota keluarga. Di lapangan, kami pernah menemukan kasus dalam satu keluarga terdapat dua penyandang psikosis. Isolasi sosial, keterbatasan ekonomi dan rendahnya tingkat pendidikan turut memperburuk keadaan mereka," ujarnya.

Semantara itu, Bupati Kabupaten Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud, mengklaim, banyak penderita psikosis yang dipasung lantaran ketidakpekaan aparat desa dalam menyikapi masalah sosial di lingkungan masyarakat.

"Ada yang dipasung di WC, bahkan di bawah pohon hingga bertahun-tahun. Kepala desa mesti peka dalam memfasilitasi dan menyelesaikan persoalan sosial di masyarakat, padahal pemerintah daerah selalu menganggarkan dana alokasi desa," ujar Dirwan Mahmud.

Evakuasi penyandang psikosis di Bengkulu Selatan merupakan realisasi dari program pemerintah pusat mewujudkan Indonesia Bebas Pasung 2019. Program ini dicanangkan supaya masyarakat mengedepankan perawatan medis bagi penderita gangguan mental, bukan pemasungan. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya