Berita

Rose McGowan/Net

Blitz

Rose McGowan, Merasa Dibungkam Via Polisi

JUMAT, 03 NOVEMBER 2017 | 10:38 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Surat perintah penangkapan telah diperoleh untuk Rose McGowan karena memiliki zat terlarang atau narkotika. Hal tersebut diketahui saat polisi melakukan penyelidikan atas barang-barang pribadi yang ditinggalkan di bandara.

Saat itu, sang bintang Charmed ten­gah melakukan penerbangan. Sayang­nya tas yang ia gunakan tak boleh di bawa, entah apa penyebabnya. Polisi melakukan penyelidikan setelah mer­eka menemukan jejak narkotika dalam barang-barang pribadi yang tertinggal dalam penerbangan United yang tiba di Bandara Internasional Dulles Washing­ton pada 20 Januari lalu.

"Kami telah berusaha menghubungi nyonya McGowan sehingga dia bisa hadir di pengadilan Virginia Loudoun County untuk menanggapi tuduhan tersebut," kata jubir polisi.


Faktanya, surat perintah penangka­pan muncul setelah ia membawanya ke media sosial pada Senin 30 Oktober. McGowan lantas mengklaim bahwa surat penahanan tersebut bagian dari persengkongkolan untuk membung­kamnya.

"Apakah mereka mencoba mem­bungkam saya? Ada surat perintah untuk penangkapan saya di Virginia. Betapa banyak horses," kicau be­kas tunangan Marilyn Manson ini. Sebagaimana diketahui, awal bulan lalu McGowan ini terbuka mengaku pernah dilecehkan secara seksual oleh produser Harvey Weinstein.

"Saya telah dibungkam selama 20 tahun. Saya telah dipermalukan. Saya telah dilecehkan. Saya telah difitnah dan Anda tahu apa? Aku sama seper­timu. Apa yang terjadi dengan saya di balik layar terjadi pada kita semua di masyarakat, dan tidak tahan, dan tidak akan bertahan," ungkapnya.

Berbeda dengan korban lain, McGow­an sempat ditawari uang tutup mulut senilai Rp 13 miliar. "Saya bisa saja memintanya sampai tiga kali namun saya merasa itu menjijikan." ***

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya