Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Aksi Tidak Terpuji, Seorang Sopir Taksi Online Rayu Dan Cium Penumpang

JUMAT, 03 NOVEMBER 2017 | 09:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Memalukan dan memuakkan. Mungkin dua kata itu yang tepat dilontarkan terhadap aksi seorang sopir taksi online di Kota Medan, Sumatera Utara, yang telah mencium penumpangnya.

Pria sudah beristri berinisial MZS harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah aksinya mencium penumpangnya diadukan oleh pihak sekolah Homeschooling Kak Seto, Medan.

Aksi mencium penumpang tersebut dilakukannya terhadap salah seorang siswa yang masih tergolong di bawah umur yang menumpang angkutan miliknya.


Tidak terima dicium, remaja berkulit putih tersebut kemudian mengadukan perlakuan tersebut kepada gurunya.

Siswi tersebut semakin gerah karena kerap dihubungi dan dirayu oleh MZS melalui layanan whatsapp.

"Jadi siswi kita ini mengaku dicium sopir GoCar ini setelah menumpang kendaraan itu sepulang sekolah pada Selasa (31/11)," kata seorang guru Rudianto Manurung, Kamis (2/11).

Penangkapan terhadap MZS dilakukan oleh pihak sekolah bersama warga. Saat itu, pelaku berhasil dikelabui dengan menggunakan ponsel milik siswi yang sering dirayunya tersebut. Alhasil begitu muncul, MZS langsung ditangkap dan mereka langsung menghubungi polisi.

"Semula dia tidak mengaku. Tapi akhirnya dia mengaku mencium pipi korban. Dan ternyata pelaku ini sudah berkeluarga," jelas Rudianto dilansir dari RMOL Sumut.

MZS dan mobil Daihatsu Sigra BB 1066 EE yang ditumpanginya kini sudah diamankan di Mapolsek Helvetia, Medan. MZS masih menjalani pemeriksaan. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya