Berita

Nusantara

NU: Diperlukan Pemimpin Jabar Dari Pesantren

KAMIS, 02 NOVEMBER 2017 | 19:04 WIB

Harapan lahirnya pemimpin Jawa Barat yang agamis terus disuarakan jelang Pemilu Gubernur Jawa Barat 2018.

Sebagai provinsi besar yang mayoritas penduduknya muslim, calon gubernur-wakil gubernur dari kalangan pesantren sangat diharapkan untuk membawa perubahan yang lebih baik lagi.

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Jawa Barat Hasan Nuri Hidayatullah sangat berharap adanya gubernur/wakil gubernur Jawa Barat yang berlatar belakang pesantren.


"Saya pikir sangat diperlukan gubernur atau wakil gubernur dari kalangan pesantren," katanya seperti diberitakan RMOLJabar,com, Kamis (2/11).

Baginya, selain harus memiliki ilmu kepemimpinan yang baik, pemimpin pemerintahan pun harus memiliki keilmuan agama yang baik juga.

Dengan begitu, calon gubernur/wakil gubernur dari latar belakang pesantren memiliki keilmuan agama yang baik sehingga mampu menjalankan kepemimpinan dengan baik juga.

"Bagaimana pun posisi religi atau agama dalam kepemimpinan masyarakat tidak bisa ditinggalkan. Orang sukses itu disandingkan iman dan amal soleh," katanya.

Terlebih, dia berharap tingkat religiusitas Jawa Barat bisa ditingkatkan lagi. Di era globalisasi saat ini, masyarakat harus dibentengi oleh keimanan yang kuat.

"Bagaimana menciptakan Jawa Barat yang lebih religius lagi," tuturnya.

Selain itu, dengan adanya pemimpin dari lingkungan pesantren, Nuri berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki komitmen yang jelas untuk meningkatkan perhatian kepada pesantren.

"Agar lebih punya perhatian ke pesantren. Wadahnya pesantren adalah NU," katanya.

Oleh karena itu, menurutnya Pilgub Jawa Barat 2018 merupakan momentum yang tepat untuk melahirkan pemimpin yang agamis. Terlebih, dia menilai saat ini terdapat sosok kandidat yang memiliki latar belakang pesantren.

Disinggung nama Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum, menurutnya layak untuk dikedepankan. Selain karena sama-sama Nahdliyin serta kental dengan latar belakang pesantren, menurutnya Uu pun memiliki kepemimpinan baik.

"Punya kapabilitas, terbukti dengan terpilih kembali menjadi bupati," tandasnya. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya