Berita

Foto: Istimewa

Nusantara

Kemenko PMK Maksimalkan Persiapan Penyaluran Bansos Nontunai

KAMIS, 02 NOVEMBER 2017 | 18:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Persiapan penyaluran Bantuan Sosial Nontunai dan Bantuan Pangan Nontunai terus dimaksimalkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat bawah sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

"Kami sampaikan bahwa sudah ada mekanisme kerja tim pengendali bantuan sosial nontunai dan juga bantuan pangan nontunai. Ketua timnya Menko PMK, wakilnya Kepala Bappenas plus kementerian/lembaga terkait ikut didalamnya, termasuk juga ada OJK," kata Menko PMK Puan Maharani usai memimpin rapat koordinasi tingkat menteri membahas peluncuran Perpres 63/2017 tentang Penyaluran Bantuan Sosial Nontunai serta rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Bantuan Pangan Nontunai 2018 di kantor Kemenko PMK, Jakarta (Kamis, 2/110.

Hadir dalam rakor itu Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Gubernur Bank Indonesia ( BI) Agus Martowardojo, Kepala OJK, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, serta pejabat terkait lainnya.

Puan menjelaskan bahwa Perpres tentang Penyaluran Bansos Nontunai telah diteken oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 12 Juli 2017. Dijelaskan bahwa tujuan Perpres ini agar penyaluran bansos kepada masyarakat lebih efisien, dapat diterima tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat kualitas, dan tepat administrasi. Termasuk dapat berkontribusi terhadap peningkatan keuangan inklusif.

"Perpres juga mengatur teknis penyaluran bansos secara nontunai, yakni melalui bank BUMN kepada rekening masyarakat penerima bansos. Program ini adalah upaya pemerataan ekonomi yang berkeadilan dan percepatan perwujudan kesejahteraan," jelasnya.

Cucu proklamator kemerdekaan RI, Soekarno ini mengatakan dalam Perpres 63/2017 juga mengatur bahwa rekening penerima bansos dapat diakses melalui Kartu Kombo, yakni semacam instrumen pembayaran yang memiliki fitur uang elektronik dan tabungan yang dapat digunakan sebagai media penyaluran berbagai bansos, termasuk Kartu Keluarga Sejahtera.

"Penyaluran Bansos nontunai maupun bantuan pangan nontunai diharapkan bisa tepat sasaran dan tepat guna. Semua pihak harus yakin tak ada gangguan teknis dalam penyalurannya kepada masyarakat," jelas Puan.

Menko PMK menyampaikan bahwa ada sekitar 75.500 e-warung yang akan mendukung penyaluran bansos nontunai maupun bantuan pangan nontunai ini. Program ini akan dilakukan mulai Januari 2018, kemudian Februari 2018, dilanjutkan pada Juli dan Agustus 2018.

"Jadi penyalurannya itu bertahap. Enggak tiap bulan agar distribusi berjalan baik. Kami bentuk tim pelaksana distribusi bantuan pangan nontunai ini. Tim akan mengawal 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) tahun 2018 melalui Kemensos," jelas Puan. [sam] ​

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya